Dua Pekerja Pengambil Timah yang Tertimbun Longsor di Medan Deli Ditemukan Tewas

- Kontributor

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Operasi pencarian korban longsor di area bekas PT Gunung Gahapi Sakti, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, resmi berakhir duka. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi kedua korban dalam kondisi meninggal dunia setelah tertimbun material tanah dan batu pada Selasa (12/5).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan, Hery Marantika, mengonfirmasi bahwa seluruh korban yang dilaporkan hilang kini telah ditemukan.

Kronologi Penemuan Korban

Pencarian intensif dilakukan sejak pagi hari setelah pihak keluarga melaporkan kejadian yang menimpa korban pada Senin malam sekitar pukul 23.30 WIB. Korban diketahui sedang beraktivitas mengambil sisa-sisa timah di lokasi tersebut sebelum longsoran material menimbun mereka.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Rumah Susun, Kejati Sumut Geledah Kantor Perumahan di Medan

Berikut rincian penemuan kedua korban:

  • Korban Pertama (Roni Fauzi, 38): Ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 13.46 WIB.
  • Korban Kedua (Rinaldi, 38): Ditemukan sekitar pukul 14.26 WIB, juga dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad kedua korban segera dievakuasi oleh petugas menuju RS Mitra Medika Yos Sudarso untuk proses lebih lanjut.

Medan Sulit dan Berisiko

Hery menjelaskan bahwa proses evakuasi tidak berjalan mudah. Tim SAR menghadapi kendala lapangan yang cukup berisiko, terutama adanya genangan air di bawah timbunan longsor.

Baca Juga:  Diduga Fiktif, TK–PAUD di Medan Kantongi Dana BOS Ratusan Juta dan Jatah MBG

“Kondisi lokasi cukup berisiko karena terdapat genangan air yang berasal dari aliran Sungai Deli. Hal ini sempat menjadi hambatan dalam proses pencarian dan evakuasi korban,” jelas Hery.

Operasi SAR Ditutup

Dengan ditemukannya Rinaldi sebagai korban terakhir, Basarnas secara resmi menghentikan pencarian. “Setelah kedua korban ditemukan, operasi SAR dinyatakan selesai dan secara resmi ditutup,” pungkas Hery.

Tragedi ini menjadi pengingat akan besarnya risiko keselamatan bagi para pekerja yang beraktivitas di area bekas industri atau lokasi yang rawan mengalami pergerakan tanah, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri
Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Pegawai dan Keluarga PT Socfindo Ikuti Family Walk
Jokowi Akui Kerap Dicaci dan Difitnah: “Biasa dalam Politik, Tapi Mbok Ya Ojo Ngono”

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 06:05 WIB

Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur

Berita Terbaru