Dua Paramedis Dianiaya Saat Demo Ricuh Solo, Puluhan Ambulans Geruduk Mapolresta

- Kontributor

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Situasi demo yang terjadi di kawasan Gladak, Solo, Jumat (29/8/2025). Foto: Tara Wahyu/detikJateng

Situasi demo yang terjadi di kawasan Gladak, Solo, Jumat (29/8/2025). Foto: Tara Wahyu/detikJateng

Solo, Langkatoday – Dua paramedis menjadi korban kekerasan saat aksi demonstrasi ricuh di sekitar Bundaran Gladak, Kota Solo, Jumat (29/8/2025). Kedua relawan medis itu mengalami luka di kepala usai dipukul aparat saat hendak mengevakuasi massa yang terkena gas air mata.

Salah seorang relawan, Naufal, menuturkan mereka awalnya hendak menuju Lapas Kelas I A untuk mengevakuasi pendemo yang terkena gas air mata. Namun ambulans yang ditumpanginya dicegat aparat sebelum tiba di lokasi.

“Driver ambulans atas nama Dika ditarik keluar dan dipukul. Satu rekan lagi, Mas Radit, juga ikut dipukul,” kata Naufal saat dihubungi wartawan.

Akibat pemukulan tersebut, Dika mengalami luka robek di kepala sepanjang 10 sentimeter dan mendapat 12 jahitan. Sementara Radit mengalami luka ringan. Kedua korban langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Solo dan RS Panti Waluyo.

Baca Juga:  DPD Grib Jaya Sumut Salurkan 400 Paket Sembako untuk Yatim, Ojol dan Dhuafa Sambut Ramadhan

Naufal menegaskan, saat bertugas seluruh tim medis sudah mengenakan rompi dan identitas paramedis. “Kami 100 persen relawan, tidak membawa senjata, tujuan hanya menolong,” ujarnya.

Solidaritas Ambulan Kepung Mapolresta Solo

Insiden ini memicu kemarahan puluhan relawan medis. Solidaritas ambulans se-Solo Raya mendatangi Mapolresta Solo dengan memarkir belasan armada ambulans di depan kantor polisi, Sabtu (30/8/2025) dini hari.

Ketua Perkumpulan Driver Ambulans Solo Raya (Pedas), Dwi Ardiya Indranata, menegaskan pihaknya memiliki bukti video terkait pemukulan. “Ada bukti autentik bahwa driver atas nama Dika dianiaya aparat,” ungkap Dwi.

Menurutnya, proses mediasi dengan pihak kepolisian berjalan baik. Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, bahkan memastikan biaya perawatan korban ditanggung penuh pemerintah.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Langkatoday (@langkatodaycom)

Polisi Janji Tindak Tegas

Wakapolresta Solo, AKBP Sigit, langsung menemui para relawan. Ia berjanji menindak tegas anggotanya yang terbukti melakukan kekerasan.

Baca Juga:  Kapolri dan Menteri ATR Sepakat Berantas Mafia Tanah Hingga Tuntas

“Sudah ada satu oknum yang terlihat dalam video, dan langsung akan kami tindak sesuai aturan. Saya tugaskan personel khusus untuk menjaga korban hingga sembuh,” tegas Sigit.

Kasus dugaan penganiayaan terhadap paramedis ini menambah sorotan publik terhadap tindakan aparat dalam mengawal demonstrasi. Relawan menegaskan, sinergitas tenaga kesehatan dengan aparat tidak boleh terganggu oleh tindakan oknum.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
8 Bulan Mobil Dinas Tak Terlihat, Ketua KPU Langkat Diberhentikan Sementara
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 06:05 WIB

Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Berita Terbaru