Drama PUPR Sumut: Bobby Tak Mau Ikut Campur, Topan Hadapi KPK Sendirian!

- Kontributor

Selasa, 1 Juli 2025 - 11:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi
ilustrasi by Langkatoday

MEDAN (Langkatoday) Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumut tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Topan Obaja Putra Ginting, mantan Kepala Dinas PUPR Sumut yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap proyek infrastruktur jalan.

Penegasan itu disampaikan Bobby kepada wartawan tak lama setelah OTT KPK pada Kamis (26/6), yang mengamankan Topan bersama empat orang lainnya dalam dugaan transaksi suap proyek pembangunan dan rehabilitasi jalan.

“Pemprov Sumut tidak akan memberikan bantuan hukum kepada yang bersangkutan. Kita menghormati proses hukum yang berjalan di KPK,” ujar Bobby.

Lebih lanjut, Bobby menginformasikan bahwa Topan telah resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kepala Dinas PUPR Sumut. Ia menekankan bahwa Pemprov Sumut akan bersikap kooperatif terhadap semua proses penegakan hukum yang dilakukan oleh lembaga antirasuah.

Baca Juga:  Ketika Mengaji pada Pembukaan Isra Miraj, Tgk Hasbi Meninggal Dunia

“Saya sudah berkali-kali mengingatkan, jangan korupsi, jangan main-main dengan proyek. Kita diberi amanah, kita juga diberi wewenang, dan sering kali justru di situlah orang lengah. Kita harus bisa mengontrol diri,” tegasnya.

Bestie Jadi Tersangka, Bobby Pilih Tidak Ikut Campur

Topan Ginting sebelumnya dikenal sebagai sosok kepercayaan Bobby saat menjabat Wali Kota Medan, bahkan sempat menjadi Pj Sekda Kota Medan sebelum ditarik ke Pemprov Sumut sebagai Kadis PUPR. Kini, kedekatan itu harus berakhir di meja penyidikan KPK.

Baca Juga:  ASN di Humbahas jadi Tersangka <i>Pemain</i> Politik Uang

Dalam kasus ini, KPK menetapkan lima tersangka:

  • Topan Obaja Putra Ginting (Kadis PUPR Sumut),

  • Rasuli Efendi Siregar (Kepala UPTD Gunungtua & PPK),

  • M. Akhirun Efendi Siregar (Dirut PT DNG),

  • M. Rayhan Dulasmi Piliang (Direktur PT RN),

  • dan Heliyanto (PPK PJN Wilayah I).

Mereka diduga menerima fee sebesar 4–5 persen dari total proyek senilai Rp157,8 miliar. KPK juga menyita uang tunai sebesar Rp231 juta sebagai barang bukti awal dari dugaan suap senilai Rp2 miliar.

Kini, sang pejabat kepercayaan harus menghadapi proses hukum seorang diri. Bobby Nasution mengambil posisi tegas: tidak akan membela, dan tidak akan mengintervensi.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONI Kecamatan Binjai Gelar Pekan Olahraga Siswa 2026 Secara Gratis, Wujud Nyata Pembinaan Atlet Muda Berprestasi
Mahasiswi STKIP Al Maksum Sabet Dua Juara di MTQ PERTI Sumut
607 Sumur Minyak Rakyat di Langkat Bakal Dilegalkan dan Dikelola BUMD!
Dihempas Angin Kencang, Pohon Tumbang Dekat RM Cabe Ijo Stabat Timpa Ruko hingga Ambruk dan Picu Macet Parah
Raih WTP dari BPK RI, Syah Afandin: Ini Hasil Kerja Keras OPD yang Sudah Lama Saya Tunggu
Warga Kecamatan Binjai Kecewa, Legislator Fraksi Demokrat Dapil II Langkat Dinilai Tak Hadir Saat Aksi Jalan Rusak
Idul Adha 2026 di Langkat, Warga Rayakan Kebersamaan dan Semangat Berkurban
Syah Afandin Resmi Buka Jamcab Langkat, Pramuka Diminta Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

KONI Kecamatan Binjai Gelar Pekan Olahraga Siswa 2026 Secara Gratis, Wujud Nyata Pembinaan Atlet Muda Berprestasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:26 WIB

Mahasiswi STKIP Al Maksum Sabet Dua Juara di MTQ PERTI Sumut

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:02 WIB

607 Sumur Minyak Rakyat di Langkat Bakal Dilegalkan dan Dikelola BUMD!

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:02 WIB

Dihempas Angin Kencang, Pohon Tumbang Dekat RM Cabe Ijo Stabat Timpa Ruko hingga Ambruk dan Picu Macet Parah

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:19 WIB

Raih WTP dari BPK RI, Syah Afandin: Ini Hasil Kerja Keras OPD yang Sudah Lama Saya Tunggu

Berita Terbaru