Dana Rp123 Miliar Milik PT TSI Lenyap, 4 Oknum Bank Mandiri Jadi Tersangka

- Kontributor

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Dunia perbankan Sumatera Utara diguncang skandal besar menyusul hilangnya dana nasabah senilai Rp123 miliar milik PT Toba Surimi Industries (TSI). Kasus ini menjadi sorotan tajam karena melibatkan oknum internal Bank Mandiri yang diduga memfasilitasi pencairan dana ilegal melalui puluhan lembar cek “ajaib”.

Modus Cek Tanpa Tanda Tangan Direksi

Kejadian ini mulai terendus setelah ditemukan 54 lembar cek yang berhasil dicairkan meski diduga kuat belum pernah diaktivasi maupun ditandatangani oleh direksi PT TSI. Pola transaksi yang terjadi pun dinilai sangat tidak wajar bagi standar operasional perbankan modern.

Bukannya melalui mekanisme transfer yang terlacak, dana fantastis tersebut justru ditarik secara tunai dan dialirkan ke sejumlah perusahaan yang tidak memiliki hubungan bisnis dengan korban, di antaranya:

  • PT BLN: Menerima aliran dana sebesar Rp35,2 miliar.
  • PT MJPS: Menerima aliran dana sebesar Rp11,6 miliar.
  • Sisanya tersebar ke berbagai entitas lain hingga total kerugian mencapai Rp123 miliar.
Baca Juga:  Diduga Kejar Pencuri, Mahasiswa Unimed Meninggal usai Tabrakan Beruntun

Kegagalan Sistem Deteksi Dini (AML)

Kejanggalan semakin mencolok ketika pada periode 29-30 September, tercatat belasan transaksi penarikan tunai senilai hampir Rp38 miliar dalam waktu singkat. Secara prosedur, transaksi besar wajib melalui verifikasi berlapis dan sistem Anti-Money Laundering (AML) seharusnya memberikan peringatan (red flag).

Namun, dalam kasus ini, benteng pertahanan perbankan tersebut diduga sengaja dibobol dari dalam. Muncul dugaan kuat adanya kerja sama sistematis antara pelaku luar dengan oknum karyawan bank di Medan.

Penyidikan Polda Sumut: 6 Orang Ditetapkan Tersangka

Polda Sumatera Utara bergerak cepat menangani kasus ini. Hingga saat ini, penyidik telah menetapkan enam orang tersangka, di mana empat di antaranya merupakan oknum internal Bank Mandiri.

Baca Juga:  Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri

Publik kini mendesak kepolisian untuk tidak hanya berhenti pada staf operasional, tetapi juga mengejar aktor intelektual di balik skandal ini. Mengingat besarnya dana dan rapinya pola transaksi, sulit dipercaya jika aksi ini dilakukan tanpa sepengetahuan pihak dengan jabatan lebih tinggi.

Pihak Bank Mandiri wilayah Sumatera Utara menyatakan masih melakukan penelusuran internal. Legal Bank Mandiri Sumut, Andina Tampubolon, saat dikonfirmasi menyebutkan belum bisa memberikan rincian detail.

“Saya belum mengetahui persoalannya secara rinci. Nanti akan saya tanyakan ke pimpinan dan akan diberikan informasi lebih lanjut,” ungkapnya singkat.

Kasus ini menjadi alarm keras bagi otoritas jasa keuangan dan perbankan nasional.

Kegagalan pengawasan internal tidak hanya merugikan nasabah secara materiil, tetapi juga meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan menyimpan dana di lembaga perbankan resmi.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman
10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:07 WIB

Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo

Sabtu, 5 September 2026 - 10:53 WIB

10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Berita Terbaru

Suasana Kerja di Jepang – Photo by Toriqa Media

Internasional

Upah Minimum Jepang Naik 5 Persen, Rata-rata Capai Rp132 Ribu per Jam

Minggu, 6 Sep 2026 - 16:37 WIB

405 jiwa pengungsi erupsi Gunung Sinabung masih berada di Posko Pengungsian Jambur Arih Ersada, Desa Sukatepu./dok.BNPB/Polindo

Peristiwa

Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:07 WIB