BMKG Sebut UV di Sumut Sangat Ekstrem, Warga Langkat Keluhkan Panas dan Debu Jalan Rusak

- Kontributor

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Stabat, Langkatoday.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Sumatera Utara untuk mewaspadai tingginya paparan sinar ultraviolet (UV) matahari yang saat ini berada pada kategori sangat ekstrem.

Kepala Stasiun Klimatologi Sumatera Utara, Wahyudin, menyebut berdasarkan data indeks UV dari model ECMWF pada 1 Juni 2026 pukul 12.00 WIB, nilai indeks UV di wilayah Sumatera Utara berada pada kisaran 10 hingga lebih dari 11, yang masuk kategori risiko bahaya sangat ekstrem.

Sementara itu, untuk Kota Medan pada pukul 11.00 hingga 14.00 WIB, indeks UV tercatat berkisar antara 6 hingga 10 atau masuk kategori very high dengan risiko bahaya tinggi hingga sangat tinggi.

Menurut Wahyudin, paparan sinar UV yang terlalu tinggi berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan, terutama pada kulit dan mata jika seseorang terlalu lama beraktivitas di bawah terik matahari tanpa perlindungan.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Langkat Tangkap Pemilik Sabu di Hotel Besitang

“Masyarakat yang tinggal di daerah dengan sinar UV kategori sangat ekstrem membutuhkan tindakan pencegahan dan perlindungan karena kulit dan mata dapat mengalami kerusakan akibat paparan sinar matahari yang terik,” ujarnya.

BMKG menjelaskan kondisi panas yang dirasakan masyarakat belakangan ini merupakan dampak dari masa peralihan musim hujan menuju musim kemarau. Berkurangnya pembentukan awan dan curah hujan menyebabkan pemanasan permukaan meningkat, sementara kelembapan udara masih relatif tinggi sehingga menimbulkan rasa gerah.

Di Kabupaten Langkat, kondisi cuaca panas turut menjadi keluhan masyarakat. Selain terik matahari yang menyengat, warga juga harus menghadapi kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak dan berdebu.

Seorang warga Langkat, Jimmy Erlangga, mengaku panas yang dirasakan belakangan ini semakin tidak nyaman karena diperparah oleh debu dari jalan berlubang.

Baca Juga:  Langkat Bangkit Pascabencana: 1.235 Rumah Terdampak Banjir Mulai Direhabilitasi Melalui Bantuan Tahap II

“Di Kabupaten Langkat sekarang panasnya sangat terik. Ditambah lagi kondisi jalan yang berlubang dan berdebu membuat aktivitas masyarakat semakin tidak nyaman,” katanya, Rabu (3/6).

Keluhan serupa juga disampaikan warga yang beraktivitas di sejumlah ruas jalan rusak, terutama di wilayah yang menjadi jalur lalu lintas kendaraan berat. Debu yang beterbangan saat cuaca panas dinilai mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari, menggunakan pelindung seperti topi, payung, kacamata hitam, serta memperbanyak konsumsi air putih guna menghindari dehidrasi dan dampak buruk paparan sinar UV yang berlebihan.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor Lagi, Bus Pariwisata Diminta Cari Jalur Lain
Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:59 WIB

Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor Lagi, Bus Pariwisata Diminta Cari Jalur Lain

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Berita Terbaru