Babak Belur Dianiaya, Warga Stabat Meninggal di Kamboja

- Pewarta

Jumat, 3 Oktober 2025 - 21:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday – Beredar viral dimedia sosial seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meninggal dunia usai babak belur dianiaya di Kamboja.

Korban diketahui bernama Argo Prasetyo (25) warga Jalan Tanjung Pura, Gang Famili, Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Dalam video yang beredar viral, Argo terbaring tak berdaya diduga dijalanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Argo mengalami sejumlah luka lebam pada bagian mata, bibir, dan kondisi tubuh yang kurus.

Baca Juga:  Siapkan Anggaran Rp 71 Triliun, Badan Gizi Nasional Bakal Angkat 32.000 PPPK Februari Ini

Kondisi Argo sebelum meninggal dunia dibenarkan oleh adik perempuannya bernama Ega Prasetya saat diwawancari wartawan.

“Mohon maaf, kemarin kami soalnya dirumah lagi berduka dan repot bang,” ujar Ega, seperti dikutip dari Tribun Medan, Jumat (3/10/2025).

Lanjut Ega, Argo menghembuskan napas terakhirnya pada, Selasa (30/9/2025) di Rumah Sakit Syavrieng Provincial Hospital.

Argo dibantu oleh salahseorang warga Vietnam untuk dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga:  Predator Seks Reynhard Sinaga Akan Dibawa Pulang, Rencananya Pertukaran Narapidana

Namun nahas, Argo pun menghembuskan napas terakhirnya.

Meski sudah ditangani oleh KBRI, pihak keluarga masih belum mendapat kepastikan kapan jenazah tiba ditanah air.

Ega pun menjelaskan, Argo merupakan anak paling besar atau paling tua.

Sementara itu, Argo ke Kamboja diketahui pada Bulan April 2024 lalu.

Belakangan keluarga terkejut dengan video viral yang beredar.

Memperlihatkan kondisi Argo yang memprihantinkan dengan sejumlah luka dibagian wajah, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wacana Siswa Tidak Naik Kelas Mulai 2027, Mendikdasmen: Perlu Kajian Akademik
Hari Ini KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran
Pertamina Sebut Harga Pertamax Indonesia Lebih Murah dari Sejumlah Negara ASEAN
Prabowo Salami SBY, tapi Tak Terlihat Salami Jokowi di HUT ke-81 TNI
Letjen Lucky Avianto Komandan Upacara HUT ke-81 TNI, Jenderal Kopassus Pemburu KKB
KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN
Penahanan Syah Afandin Diperpanjang 30 Hari, KPK Masih Dalami Perkara Dugaan Korupsi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Wacana Siswa Tidak Naik Kelas Mulai 2027, Mendikdasmen: Perlu Kajian Akademik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Hari Ini KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:38 WIB

MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Pertamina Sebut Harga Pertamax Indonesia Lebih Murah dari Sejumlah Negara ASEAN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Prabowo Salami SBY, tapi Tak Terlihat Salami Jokowi di HUT ke-81 TNI

Terbaru