Medan, Langkatoday.com – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan mengambil peran strategis dalam memperkuat sinergi pembangunan antardaerah di Pulau Sumatera melalui Rapat Kerja (Raker) 10 Gubernur se-Sumatera.
Raker tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9 September 2026 sebagai bagian dari rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 yang digelar di Kota Medan pada 7–10 September 2026.
Perencana Ahli Utama Bapperida Sumut Muhammad Armand Effendy Pohan mengatakan, dalam pertemuan tersebut 10 gubernur se-Sumatera akan menandatangani kesepahaman bersama mengenai rencana pembangunan, sinergitas, dan kerja sama antardaerah.
“Sebanyak 10 Gubernur se-Sumatera akan menandatangani kesepahaman bersama terkait rencana pembangunan, sinergitas, dan kerja sama antardaerah. Ini merupakan langkah strategis yang telah diawali melalui pra-pertemuan di Kemenko Perekonomian sebelumnya,” ujar Effendy dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (4/9).
Kesepahaman tersebut melibatkan gubernur dari Sumatera Utara, Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Lampung.
Menurut Effendy, kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat koordinasi pembangunan antarprovinsi, menyelaraskan kebijakan regional dengan pembangunan nasional, serta mendorong kerja sama lintas daerah.
Ruang lingkupnya mencakup ketahanan pangan, pertanian, perkebunan dan agribisnis, pariwisata, ekonomi kreatif, industri halal, konektivitas logistik dan transportasi, perdagangan, investasi, lingkungan hidup, mitigasi bencana, ketahanan iklim, pengembangan SDM, kesejahteraan sosial hingga transformasi digital dan integrasi data.
Sementara itu, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional Kemenko Perekonomian Sonny A. Soekoer mengapresiasi inisiatif Sumut menjadi tuan rumah sekaligus koordinator provinsi dalam kerja sama IMT-GT di Indonesia.
“Sumut memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga infrastruktur konektivitas. Peran Sumut sebagai koordinator sangat krusial untuk mengintegrasikan prioritas pembangunan seluruh provinsi di Sumatera agar dapat diakomodasi dalam forum sub-regional bersama Malaysia dan Thailand,” katanya.
Editor : Fadli














Komentar