PDIP Tolak PPN 12 Persen, Warganet: Banteng Kalau Kalah Berisik

- Pewarta

Selasa, 24 Desember 2024 - 07:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA (Langkatoday) – Langkah PDIP yang menolak kenaikan PPN 12 persen membuat Partai Gerindra terheran-heran. Pasalnya, terbentuknya aturan PPN 12 persen merupakan produk dari partai banteng di periode parlemen 2019-2024 lalu.

Salah satu politikus yang bersuara keras menolak PPN 12 persen adalah Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka.

“Menunggu kado tahun baru 2025 dari Presiden Prabowo,” teriak Rieke melalui video singkat yang diunggah akun Instagram Partai Gerindra yang dilihat redaksi, Selasa (24/12)

Menanggapi hal itu, Partai Gerindra menuliskan narasi, siapa yang berbuat, siapa yang yang bertanggung jawab dengan emoji tersenyum.

“Sudah biasa.. Dijadikan kambing hitam, difitnah dikhianati, dibohongi, dibunuh karakternya, disalahkan, semua pernah dialaminya, semua ditelan tanpa membalas,” tulis Gerindra dengan menampilkan beragam kegiatan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga:  Ramai di Medsos, Begini Cara Bikin Foto <i>Brave Pink Hero Green</i>

Unggahan Partai Gerindra tersebut terlihat dibanjiri komentar warganet.

“Min kenapa banteng kalo lagi menang kalem-kalem bae, kalo kalah berisik wkwkwk, Waktu dan tempat dipersilahkan untuk memberikan keterangan,” tulis @mha***

“Jadi pengen masak banteng,” balas @bobosan****

Sumber: rmol

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Kebakaran Hutan, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Terbaru