Api Kejujuran Padam di Tubuh Polri? Ini Sindiran Keras Eks Wakapolri Nanan Soekarna!

- Pewarta

Minggu, 2 November 2025 - 13:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Mantan Wakapolri Nanan Soekarna

Mantan Wakapolri Nanan Soekarna

JAKARTA, LANGKATODAY – Mantan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) periode 2011–2013, Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna, menyoroti hilangnya nilai “kejujuran” dalam Tribrata Polri versi terbaru.

Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan Hari Jadi Humas Polri ke-74, yang disiarkan melalui kanal YouTube Divisi Humas Polri. Ahad (2/11)

Menurut Nanan, kata kejujuran yang dulunya tercantum dalam Tribrata tahun 1954 telah hilang pada versi 2022, dan kehilangan satu kata tersebut membawa dampak besar bagi institusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan hilangnya satu kata, sejuta makna ikut pudar. Tanpa kejujuran, hukum kehilangan nurani. Tanpa kejujuran, kepercayaan menjadi rapuh seperti sekarang,” ujarnya.

Baca Juga:  KPK Tangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer dalam OTT

Ia menilai, saat ini krisis terbesar Polri bukan lagi kelembagaan, tetapi krisis integritas. Padahal, kata dia, integritas adalah jembatan antara kebenaran dan kepercayaan.

“Tanpa integritas, kebenaran kehilangan arah. Tanpa kebenaran, kepercayaan menjadi rapuh,” tegas Nanan.

Mantan jenderal bintang tiga itu juga mengingatkan bahwa reformasi Polri tidak cukup dilakukan secara struktural, melainkan harus menyentuh aspek kultural dan moral. Reformasi sejati, menurutnya, bukan mengganti struktur, tetapi menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang pernah tertanam dalam Tribrata dan kode etik kepolisian.

“20 tahun lalu kita mereformasi kepolisian untuk membangun kepercayaan publik. Tapi kepercayaan tidak akan tumbuh tanpa kejujuran. Keunggulan tanpa moral hanyalah kosong,” kata Nanan.

Baca Juga:  Hampir 2 Ribu Anak di DKI Terlibat Judol, KPAI Soroti Judi Menyaru Game Biasa

Sebagai refleksi, Nanan menitipkan tiga prinsip nilai bagi Polri agar kembali pada jati diri Bhayangkara sejati:

  1. Nilai di atas segalanya, di atas jabatan dan materi.
  2. Komitmen penuh tanpa konspirasi, jujur walau sendirian.
  3. Integrity defender, yakni berani melawan perintah atasan bila perintah itu tidak benar.

“Kita sedang menyalakan kembali api kejujuran, bukan untuk masa lalu, tetapi untuk masa depan Polri yang berintegritas,” pungkas Nanan.

Sebagai informasi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat ini masih menjabat dan dijadwalkan pensiun pada Mei 2027.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif
PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB