Waspada! Vape Bikin Kecanduan, Ini Solusinya Menurut Dokter

- Kontributor

Selasa, 24 Desember 2024 - 07:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi
Seorang wanita menikmati sensasi menggunakan vape

JAKARTA (Langkatoday) – Dalam satu dekade terakhir, penggunaan rokok elektrik meningkat dramatis di Indonesia. Berawal dari hanya setengah juta pengguna pada 2011, kini berkembang menjadi lebih dari 6 juta orang pada 2021, menurut Global Adult Tobacco Survey Indonesia.

Angka itu merupakan peningkatan dari 0,3 persen menjadi 3 persen populasi yang memilih rokok elektrik dibandingkan dengan tembakau tradisional. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyoroti pertimbangan kesehatan penting yang perlu diperhatikan, terutama mengenai dampaknya pada anak muda Indonesia.

Dokter spesialis paru dan pernapasan, dr Feni Fitriani Taufik, menjelaskan bagaimana vaping memicu kecanduan fisik dan psikologis pada kalangan muda. Ketergantungan fisik berasal dari keinginan tubuh untuk nikotin, yang jika tidak terpenuhi, menyebabkan gejala penarikan seperti perubahan perilaku, emosi, persepsi, dan kesadaran.

Di luar kecanduan nikotin, vaping memenuhi kebutuhan psikologis, sering dikaitkan dengan mekanisme mengatasi stres atau pengaruh sosial di mana jutaan pengguna rokok elektrik melaporkan ingin berhenti tetapi merasa sulit tanpa adanya sistem pendukung yang tepat.

Baca Juga:  Heboh! Oknum Polisi di Langkat Dipergoki di Mobil Bersama Istri Anggota DPRD

“Orang dewasa muda khususnya, rentan terhadap vaping karena tekanan teman sebaya atau tren gaya hidup,” ujar dr Feni dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (23/12).

Untuk membuat seseorang mampu melawan kecanduan vaping, salah satu metode yang bisa diterapkan adalah Terapi Pengganti Nikotin (NRT). Dokter Feni mengatakan, uji klinis yang diterbitkan dalam Addiction Journal menunjukkan bahwa solusi NRT dapat membantu pengguna berhenti merokok atau vaping dengan memberikan bantuan segera dari keinginan.

“Di negara-negara seperti Inggris, produk seperti Nicorette QuickMist dikenal sebagai solusi cepat untuk mengurangi keinginan,” kata dia.

Sebuah studi menunjukkan bahwa semprotan mulut Nicorette QuickMist, yang mengandung dua miligram nikotin, secara signifikan lebih efektif dibandingkan plasebo dalam meredakan keinginan untuk menggunakan rokok elektrik, dengan hasil yang terlihat dalam beberapa menit. 

Hal ini menjadikannya salah satu solusi Terapi Pengganti Nikotin (NRT) pertama yang terbukti secara klinis untuk penghentian vaping dan saat ini sedang menjalani uji klinis di Uni Eropa, Kanada, dan Australia.

Baca Juga:  IKH Medan Lakukan Sosialisasi dan Edukasi Remaja di MTs Nurul Ikhwan Tanjung Morawa

Menurut dokter Feni, Indonesia dapat menerapkan pendekatan serupa dengan menyediakan solusi NRT secara luas dan terjangkau, terutama bagi populasi mudanya. 

Dengan pasar vape yang berkembang pesat, mengintegrasikan NRT ke dalam strategi kesehatan masyarakat dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu mengurangi kecanduan nikotin di kalangan anak muda Indonesia.

“Terbebas dari vaping bukan hanya tentang mengatasi kecanduan nikotin – ini tentang mengubah kebiasaan. Jadi perlu ada dukungan terapi Perilaku Konseling,” kata dr Feni.

Ketika orang-orang menggunakan terapi penggantian nikotin (NRT) dengan dukungan perilaku, peluang mereka untuk berhenti meningkat sebesar 15-25 persen dibandingkan dengan hanya menggunakan satu metode saja. 

Sementara NRT membantu mengelola penarikan fisik, teknik seperti Terapi Perilaku Kognitif (CBT) mengajarkan orang untuk mengenali pemicunya dan membangun cara yang lebih sehat untuk mengatasinya. (rel/rol)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman
Listrik Padam 4 Jam, Pelayanan Samsat Stabat Terganggu, Genset Malah Rusak
10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan
Usai Prabowo Bicara MBG di Forum Rusia, Media Rusia Soroti Kasus Dugaan Keracunan
Xanana Gusmão Kagumi Pemerataan Pembangunan Era Jokowi, Sebut Visinya Melampaui Jawa
Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor Lagi, Bus Pariwisata Diminta Cari Jalur Lain
Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:00 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman

Sabtu, 5 September 2026 - 12:10 WIB

Listrik Padam 4 Jam, Pelayanan Samsat Stabat Terganggu, Genset Malah Rusak

Sabtu, 5 September 2026 - 10:53 WIB

10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:46 WIB

Usai Prabowo Bicara MBG di Forum Rusia, Media Rusia Soroti Kasus Dugaan Keracunan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:34 WIB

Xanana Gusmão Kagumi Pemerataan Pembangunan Era Jokowi, Sebut Visinya Melampaui Jawa

Berita Terbaru