Waspada Dampak “Toxic” Media Sosial pada Remaja: Dari Krisis Harga Diri hingga Gangguan Tidur

- Pewarta

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Di tengah pesatnya penetrasi digital, para ahli psikologi memberikan peringatan keras mengenai penggunaan media sosial yang tidak terkontrol pada kelompok remaja.

Meskipun menawarkan konektivitas, penggunaan berlebihan tanpa batasan dapat memicu dampak psikologis yang serius, mulai dari krisis identitas hingga gangguan kesehatan fisik.

Jebakan Perbandingan Sosial dan “Likes”

Psikolog Klinis Dewasa, Teresa Indira Andani, S.Psi., M.Psi., menjelaskan bahwa remaja berada pada fase pencarian identitas yang rentan. Konten media sosial yang selalu menampilkan “sisi terbaik” kehidupan orang lain sering kali disalahpahami sebagai realitas yang mutlak oleh remaja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Remaja bisa merasa tidak cukup menarik atau gagal karena melihat kehidupan orang lain yang tampak sempurna. Jika validasi diri hanya bergantung pada likes dan komentar, maka harga diri menjadi sangat rapuh karena bersifat eksternal,” ujar psikolog lulusan Universitas Indonesia tersebut, Sabtu (14/3).

Baca Juga:  Perjuangan Warga Medan: Lapangan Merdeka Harus Diakui sebagai Situs Proklamasi Nasional

Fenomena FOMO dan Kecemasan Digital

Selain masalah harga diri, intensitas penggunaan gawai yang tinggi memicu munculnya FOMO (Fear of Missing Out). Ini adalah rasa takut tertinggal informasi atau tren sosial yang sedang hangat. Rasa cemas akan timbul jika remaja tidak terlibat dalam percakapan digital terbaru dengan teman sebaya mereka, yang pada akhirnya meningkatkan tingkat stres harian.

Dampak Nyata pada Kualitas Tidur

Salah satu dampak fisik yang paling umum adalah gangguan tidur. Kebiasaan menggunakan gawai hingga larut malam bukan hanya mengurangi durasi istirahat, tetapi paparan cahaya biru (blue light) dari layar juga mengganggu produksi hormon melatonin.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Jalan Tol Seksi Tanjung Pura-Pangkalan Brandan Dibuka

Akibatnya, kualitas tidur menurun drastis, yang berujung pada sulitnya konsentrasi saat belajar di sekolah pada keesokan harinya.

Media Sosial Sebagai Pisau Bermata Dua

Meski menyimpan risiko, Teresa menekankan bahwa media sosial tidak selalu buruk. Platform digital bisa menjadi sarana belajar, membangun komunitas positif, dan wadah kreativitas.

“Masalahnya bukan pada medianya, tapi pada penggunaannya yang tidak seimbang. Di sinilah peran orang tua sangat krusial untuk membimbing remaja agar bisa menggunakan media sosial secara sehat dan proporsional,” tutup psikolog yang akrab disapa Tesya tersebut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suyudi Sebut Bahagia Rangkap Jabatan Kapolri dan Kepala BNN
KPK Buka Peluang Usut Keterkaitan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Jalan Sumut
Ondim Tersenyum Saat Tiba di PN Medan, Jadi Saksi Sidang Dugaan Suap
Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Perairan Asahan, 8 Awak Kapal Diamankan
PC HIMMAH Langkat Buka LKD, Dikky Wahyudi Dorong Lahirnya Kader Intelektual dan Berintegritas
Diikuti 1.047 Peserta, Tiorita dan Kajati Sumut Perkuat Pencegahan Korupsi di Langkat
Aksi Greenpeace di Bundaran HI Viral, Prilly Latuconsina hingga Hesti Purwadinata Ikut Merespons
Kemenag Buka Bantuan Masjid Rp50 Juta dan Mushalla Rp35 Juta, Cek Syarat Pengajuannya
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Suyudi Sebut Bahagia Rangkap Jabatan Kapolri dan Kepala BNN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:49 WIB

KPK Buka Peluang Usut Keterkaitan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Ondim Tersenyum Saat Tiba di PN Medan, Jadi Saksi Sidang Dugaan Suap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Perairan Asahan, 8 Awak Kapal Diamankan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

PC HIMMAH Langkat Buka LKD, Dikky Wahyudi Dorong Lahirnya Kader Intelektual dan Berintegritas

Terbaru

Regional

Suyudi Sebut Bahagia Rangkap Jabatan Kapolri dan Kepala BNN

Sabtu, 24 Okt 2026 - 20:44 WIB

Langkat Terkini

Tiorita Ajak Masyarakat Langkat Bersatu Lawan Narkoba

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:21 WIB