Dunia Kecam Israel, Gaza Dinyatakan Alami Kelaparan Level Tertinggi

- Kontributor

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 19:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi
Kerabat menunjukkan jenazah bayi berusia tiga bulan, Fadi al-Najjar dari Khan Younis, meninggal dunia akibat kelaparan buatan Israel di Jalur Gaza, Sabtu (19/7/2025). – (activestill.org/x)

NEW YORK (Langkatoday)Lembaga Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (IPC) resmi menetapkan Gaza masuk dalam status kelaparan level tertinggi, sebuah kondisi yang jarang terjadi dan menandai bencana kemanusiaan akut. Keputusan ini langsung memicu gelombang kecaman internasional terhadap Israel.

Direktur Amnesty International, Erika Guevara Rosas, menyebut kelaparan di Gaza sebagai “konsekuensi langsung dari kampanye kelaparan yang disengaja oleh Israel”. Ia menegaskan, sejarah tidak akan memaafkan dunia jika hanya berdiam diri melihat anak-anak meninggal karena kekurangan makanan yang sebenarnya tersedia, namun diblokade.

Baca Juga:  Bursa Efek New York Siap Beroperasi 22 Jam Sehari

“Setiap jam tanpa tindakan internasional yang tegas, semakin banyak nyawa melayang,” kata Rosas.

Anak-Anak Jadi Korban Terbesar

UNICEF menegaskan kelaparan ini merupakan “tonggak sejarah yang tragis” bagi anak-anak Palestina. Tubuh kurus, bayi yang sekarat karena penyakit bisa dicegah, hingga orang tua yang tak mampu memberi makan anak mereka, menjadi potret memilukan di Gaza.

“Banyak – terlalu banyak – anak-anak yang sudah terlambat diselamatkan,” ujar pejabat darurat UNICEF, Samir Elhawary, dalam pengarahan di PBB.

Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sedikitnya 272 korban jiwa akibat kelaparan, termasuk 113 anak-anak, dengan kasus terbaru bayi berusia lima bulan yang meninggal di Khan Yunis.

Krisis Kemanusiaan dan Tuduhan Genosida

Doctors Without Borders (MSF) memperingatkan serangan intensif Israel yang dibarengi kelaparan menciptakan “pembantaian kemanusiaan”. Kantor Media Pemerintah Gaza bahkan menyebut kondisi ini sebagai bukti genosida dan kejahatan perang.

Baca Juga:  A-PPI Sumut: Dugaan Penggelapan Dana oleh Dedek Pradesa Lebih Kejam dari Koruptor!

Badan PBB untuk anak-anak (UNRWA), yang sebelumnya dibubarkan Israel, dinilai sebagai satu-satunya lembaga yang mampu menyalurkan bantuan besar-besaran jika akses dibuka.

Israel Bantah

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak laporan IPC. Ia menyebut klaim kelaparan sebagai “bohong”, seraya menegaskan bahwa Israel tidak punya kebijakan kelaparan.

Namun, data menunjukkan Israel hanya mengizinkan masuk beberapa puluh truk bantuan dalam beberapa pekan terakhir. Jumlah itu dianggap “setetes air” dibanding kebutuhan lebih dari setengah juta warga Gaza yang kini menghadapi kelaparan, malnutrisi, dan ancaman kematian massal.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONI Kecamatan Binjai Gelar Pekan Olahraga Siswa 2026 Secara Gratis, Wujud Nyata Pembinaan Atlet Muda Berprestasi
Mahasiswi STKIP Al Maksum Sabet Dua Juara di MTQ PERTI Sumut
607 Sumur Minyak Rakyat di Langkat Bakal Dilegalkan dan Dikelola BUMD!
Dihempas Angin Kencang, Pohon Tumbang Dekat RM Cabe Ijo Stabat Timpa Ruko hingga Ambruk dan Picu Macet Parah
Raih WTP dari BPK RI, Syah Afandin: Ini Hasil Kerja Keras OPD yang Sudah Lama Saya Tunggu
Warga Kecamatan Binjai Kecewa, Legislator Fraksi Demokrat Dapil II Langkat Dinilai Tak Hadir Saat Aksi Jalan Rusak
Idul Adha 2026 di Langkat, Warga Rayakan Kebersamaan dan Semangat Berkurban
Syah Afandin Resmi Buka Jamcab Langkat, Pramuka Diminta Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

KONI Kecamatan Binjai Gelar Pekan Olahraga Siswa 2026 Secara Gratis, Wujud Nyata Pembinaan Atlet Muda Berprestasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:26 WIB

Mahasiswi STKIP Al Maksum Sabet Dua Juara di MTQ PERTI Sumut

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:02 WIB

607 Sumur Minyak Rakyat di Langkat Bakal Dilegalkan dan Dikelola BUMD!

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:02 WIB

Dihempas Angin Kencang, Pohon Tumbang Dekat RM Cabe Ijo Stabat Timpa Ruko hingga Ambruk dan Picu Macet Parah

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:19 WIB

Raih WTP dari BPK RI, Syah Afandin: Ini Hasil Kerja Keras OPD yang Sudah Lama Saya Tunggu

Berita Terbaru