Stabat, Langkatoday.com – Pemerintah Kabupaten Langkat membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan menggerakkan ekonomi daerah.
Salah satu komitmen tersebut datang dari PT Rapala Group yang menyatakan kesiapannya membangun jembatan di Desa Sei Musam, Kecamatan Batang Serangan, dengan nilai pembangunan sekitar Rp1 miliar.
Komitmen itu disampaikan Kepala Departemen Umum PT Rapala Group Lambok Evalina Hutapea saat memimpin audiensi bersama jajaran perusahaan dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti di Rumah Dinas Bupati Langkat, Kamis (8/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Lambok, rencana pembangunan jembatan tersebut berawal dari peninjauan perusahaan ke sejumlah wilayah Langkat, termasuk Kecamatan Sei Bingai dan Sirapit.
Dari pemantauan lapangan, perusahaan melihat kebutuhan infrastruktur masyarakat yang perlu segera mendapat perhatian.
Jembatan di Desa Sei Musam menjadi salah satu titik yang dinilai membutuhkan penanganan setelah mengalami kerusakan akibat longsor.
PT Rapala Group menyatakan pembangunan jembatan akan dibiayai perusahaan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial sekaligus kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kontribusi dan komitmen PT Rapala Group dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Langkat,” ujar Lambok.

Selain pembangunan jembatan, Rapala Group juga menyampaikan rencana investasi berupa pembangunan fasilitas pabrik dan hilirisasi di Kecamatan Besitang.
Investasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan sekaligus membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat.
Dalam audiensi itu, perusahaan juga meminta dukungan Pemkab Langkat terkait proses perizinan usaha perkebunan yang sedang maupun akan diajukan kepada perangkat daerah terkait.
Tiorita menyambut positif komitmen tersebut. Ia mengatakan pemerintah daerah terbuka terhadap investasi selama memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tetap berjalan sesuai ketentuan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Langkat dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan PT Rapala Group,” kata Tiorita.
Ia secara khusus mengapresiasi rencana pembangunan jembatan di Batang Serangan dan berencana meninjau langsung lokasi dalam waktu dekat.
Menurutnya, keberadaan jembatan bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi berkaitan dengan konektivitas dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi rencana pembangunan jembatan ini. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi masyarakat dan akan menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas wilayah,” ujarnya.
Sementara terkait rencana investasi dan perizinan, Tiorita memastikan Pemkab Langkat akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait.
Namun, ia menegaskan dukungan terhadap investasi tetap harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap regulasi, kepentingan masyarakat, lingkungan dan prinsip pembangunan berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Langkat pada prinsipnya mendukung investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah. Tentunya seluruh proses akan dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Tiorita berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada pembangunan satu jembatan. Ia ingin kolaborasi dengan dunia usaha berkembang menjadi kemitraan jangka panjang yang mendorong hilirisasi, membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Semua membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha,” katanya.
Rencana pembangunan jembatan senilai sekitar Rp1 miliar dan investasi hilirisasi di Besitang kini menjadi bagian dari agenda kolaborasi Pemkab Langkat dengan PT Rapala Group. Tantangannya adalah memastikan komitmen tersebut benar-benar terealisasi dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
Editor : Fadli













Komentar