Ternyata Proklamasi RI Awalnya Direncanakan 24 Agustus 1945, Bukan 17 Agustus

- Pewarta

Minggu, 17 Agustus 2025 - 11:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA (Langkatoday) – Setiap 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan dengan penuh semangat. Tanggal ini selalu dikenang sebagai lahirnya bangsa yang merdeka.

Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia sempat direncanakan bukan pada 17 Agustus 1945.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam catatan sejarah yang ditulis Aboe Bakar Lubis dalam buku “Kilas-Balik Revolusi: Kenangan, Pelaku, dan Saksi (1992)”, kemerdekaan Indonesia sebenarnya direncanakan jatuh pada 24 Agustus 1945.

Rencana itu bermula dari pertemuan tokoh-tokoh bangsa dengan pihak Jepang di Dalat, Vietnam, pada 12 Agustus 1945.

Saat itu, Soekarno, Mohammad Hatta, dan Radjiman Wedyodiningrat bertemu dengan Marsekal Terauchi, Panglima Militer Jepang di Asia Tenggara.

Baca Juga:  Antusiasme Membludak! Langkat Job Fair 2025 Jadi Magnet Pencari Kerja

Dalam pertemuan tersebut, Terauchi menyampaikan kabar besar: Jepang berada di ambang kekalahan setelah Hiroshima dan Nagasaki hancur akibat bom atom Amerika Serikat.

Jepang lalu berjanji memberikan kesempatan Indonesia memproklamasikan kemerdekaan.

“Bangsa Indonesia boleh memproklamasikan kemerdekaan kapanpun siap,” ujar Terauchi, bahkan menyarankan tanggal 24 Agustus 1945 sebagai waktu yang tepat.

Soekarno dan rombongan sempat menyetujui usulan itu.

Namun, situasi berubah cepat setelah Jepang menyerah kepada Sekutu pada 14 Agustus 1945.

Kabar tersebut menimbulkan perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua.

Golongan muda, seperti Sutan Syahrir, Wikana, dan Chairul Saleh, mendesak agar proklamasi segera dilakukan tanpa campur tangan Jepang. Mereka khawatir kemerdekaan Indonesia hanya dijadikan alat politik Jepang.

Baca Juga:  Sidang Investasi Bodong PT DSI: Dude Harlino Beberkan Kronologi Awal Menjadi Brand Ambassador Berhonor Rp1,5 Miliar Per Tahun

Sementara itu, Soekarno dan Hatta masih berpegang pada rencana semula, menilai bahwa bangsa ini perlu persiapan matang, termasuk dukungan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Ketegangan memuncak pada 15 Agustus 1945, ketika golongan muda membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok.

Di sana, mereka menekan kedua pemimpin bangsa agar segera memutuskan proklamasi.

Setelah perdebatan panjang, akhirnya Soekarno dan Hatta sepakat tidak lagi menunda.

Pada 17 Agustus 1945, teks proklamasi dibacakan di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta.

Sejarah pun mencatat, proklamasi kemerdekaan Indonesia lahir lebih cepat dari rencana awal, bukan 24 Agustus, melainkan 17 Agustus 1945 yang kini setiap tahun diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. (*)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa
HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Terbaru