Saksi Ungkap Penyerahan Rp50 Juta ke Ajudan Eks Kadis PUPR Sumut atas Perintah Kirun

- Kontributor

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com — Sidang perkara suap yang melibatkan eks Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara, Topan Ginting, kembali mengungkap fakta baru. Direktur Utama PT Rona Mora Grup (RMG), Rayhan Piliang, mengaku menyerahkan uang Rp50 juta kepada Aldi, ajudan Topan Ginting, atas perintah ayahnya, Akhirun Piliang alias Kirun.

Pengakuan tersebut disampaikan Rayhan saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang tiga terdakwa kasus suap yang menjerat eks Kadis PUPR Sumut Topan Ginting, eks Kepala UPT Gunungtua Rasuli Siregar, serta eks Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di BBPJN Wilayah I, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan, Jumat (30/1).

“Saya diperintahkan ayah saya, Kirun, untuk menyerahkan uang tersebut kepada ajudan Topan Ginting,” ujar Rayhan di hadapan majelis hakim.

Rayhan menjelaskan, penyerahan uang yang dibungkus plastik itu dilakukan di area parkiran hotel. Saat itu, Kirun, Topan Ginting, dan seorang eks Kapolres Tapanuli Selatan disebut sedang berdiskusi di lobi hotel.

Baca Juga:  Raih WTP dari BPK RI, Syah Afandin: Ini Hasil Kerja Keras OPD yang Sudah Lama Saya Tunggu

“Saya tidak tahu konteks pemberian uang itu. Saya hanya menjalankan perintah ayah saya untuk memberikannya kepada ajudan Pak Topan yang menunggu di dalam mobil,” katanya menjawab pertanyaan Jaksa KPK, Eko Wahyu.

Dalam kesaksiannya, Rayhan mengaku tidak terlalu mengenal Topan Ginting. Ia justru mengaku lebih dekat dengan terdakwa Rasuli Siregar.

“Saya lebih mengenal Om Rasuli Siregar daripada Pak Topan Ginting,” ucapnya.

Kedekatan tersebut, menurut Rayhan, terjalin karena seringnya pertemuan informal di kafe untuk berdiskusi sambil minum kopi.

“Saya dan Om Rasuli Siregar sering bertemu, diskusi sambil ngopi,” lanjutnya.

Dari pertemuan-pertemuan itu, Rasuli Siregar sempat menyampaikan informasi kepada Rayhan mengenai rencana dua proyek pembangunan jalan di wilayah Tapanuli Selatan yang akan dikerjakan. Seiring komunikasi yang semakin intens, Rayhan mengaku sempat memberikan uang sebesar Rp200 juta kepada Rasuli.

Baca Juga:  Tagih Janji Bobby Nasution, Mahasiswa Desak Diskotek Blue Night Langkat Segera Diratakan!

Selain itu, Rasuli juga disebut beberapa kali menerima uang berkisar Rp20 juta hingga Rp30 juta dengan alasan untuk biaya berobat. Tidak hanya uang, Rasuli Siregar juga difasilitasi satu unit mobil Toyota Innova guna menunjang aktivitasnya di UPT Gunungtua.

Namun, Rayhan menyebut dari dua proyek jalan yang diinformasikan tersebut, dirinya tidak mendapatkan pekerjaan. Proyek yang akhirnya dimenangkan adalah proyek jalan Sipiongot–Batas Labuhanbatu senilai Rp96 miliar yang dikerjakan oleh PT DNG, perusahaan milik ayahnya, Kirun.

Sebagaimana diketahui, Rayhan Piliang, Akhirun Piliang alias Kirun, Topan Ginting, Heliyanto, dan Rasuli Siregar terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 26 Juni 2025 lalu.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman
Listrik Padam 4 Jam, Pelayanan Samsat Stabat Terganggu, Genset Malah Rusak
10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan
Usai Prabowo Bicara MBG di Forum Rusia, Media Rusia Soroti Kasus Dugaan Keracunan
Xanana Gusmão Kagumi Pemerataan Pembangunan Era Jokowi, Sebut Visinya Melampaui Jawa
Mantan Kadisdik Langkat Saiful Abdi Dituntut 11 Tahun Penjara dalam Kasus Smartboard
Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor Lagi, Bus Pariwisata Diminta Cari Jalur Lain
Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:00 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman

Sabtu, 5 September 2026 - 12:10 WIB

Listrik Padam 4 Jam, Pelayanan Samsat Stabat Terganggu, Genset Malah Rusak

Sabtu, 5 September 2026 - 10:53 WIB

10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:46 WIB

Usai Prabowo Bicara MBG di Forum Rusia, Media Rusia Soroti Kasus Dugaan Keracunan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:34 WIB

Xanana Gusmão Kagumi Pemerataan Pembangunan Era Jokowi, Sebut Visinya Melampaui Jawa

Berita Terbaru