Prabowo Jawab Kritik Sering ke Luar Negeri: Jokowi Jarang Keluar Negeri Disalahkan, Saya Juga Disalahkan

- Pewarta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Lampung, Langkatoday.com – Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik yang belakangan muncul terkait intensitas kunjungan kerjanya ke luar negeri sejak menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Rabu (11/6).

Menurut Prabowo, kritik merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari posisi seorang pemimpin. Ia menilai, apa pun kebijakan yang diambil presiden akan selalu menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo bahkan membandingkan kritik yang diterimanya dengan pengalaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Menurutnya, ketika Jokowi lebih banyak berada di dalam negeri dan turun langsung menyapa masyarakat, tetap ada pihak yang memberikan kritik.

“Jadi ada presiden seperti Pak Jokowi yang jarang ke luar negeri, turun menyapa rakyat, disalahkan. Saya yang sekarang sering ke luar negeri juga disalahkan,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan peserta Munas.

Baca Juga:  KSAD: Prajurit Muda TNI Banyak yang Mengidap Kanker dan Jantung

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan pesan kepada para pengusaha muda agar memiliki mental tangguh dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan.

Ia menekankan bahwa Indonesia membutuhkan generasi pengusaha yang berani mengambil risiko, mampu bangkit dari kegagalan, dan terus berjuang untuk mencapai keberhasilan.

“Bangsa ini membutuhkan pengusaha yang militan, cerdas, dan tidak kenal menyerah. Jatuh bangkit lagi, jatuh bangkit lagi,” katanya.

Selain itu, Prabowo mengingatkan pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah dinamika politik dan sosial yang berkembang. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berusaha memecah belah masyarakat.

“Kalau ada yang menghasut dan memecah belah, yakinlah dia bekerja untuk kepentingan lain, bukan untuk kepentingan Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga:  4 Pulau di Aceh Berpindah ke Sumatera Utara, Pemerintah Aceh Ajukan Peninjauan Ulang

Menanggapi berbagai kritik yang diarahkan kepada pemerintah, Prabowo meminta masyarakat untuk tetap fokus pada tujuan besar pembangunan bangsa. Ia mengutip peribahasa yang menurutnya mencerminkan sikap konsisten dalam menjalankan amanah.

“Ingat ajaran guru-guru kita, anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu,” ujarnya.

Prabowo menegaskan pemerintah akan terus bekerja selama berada pada jalur yang benar demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan kuat.

Di akhir pidatonya, Prabowo menyampaikan komitmen pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Ia mengaku telah menanamkan semangat pengorbanan untuk Indonesia sejak masa mudanya.

“Saya ingin mati di atas jalan yang benar. Saya ingin mati di atas jalan Merah Putih. Saya ingin mati membela rakyat saya,” tutup Prabowo.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif
Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB