Petani Keluhkan Sensus Ekonomi 2026: “Yang Ditanya Aset, Bukan Perjuangan Mencari Penghasilan”

- Pewarta

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Pesawaran, Langkatoday.com – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mendapat sorotan dari sejumlah warga. Salah satunya Khomariyah, petani asal Desa Way Harong, Kabupaten Pesawaran, yang mengungkapkan alasan sebagian masyarakat merasa kurang nyaman ketika didatangi petugas sensus.

Melalui unggahan di media sosial TikTok yang dilihat Langkatoday, Ahad (16/8), Khomariyah menilai pertanyaan dalam pendataan lebih banyak menggali hasil usaha dan aset yang dimiliki masyarakat.

 

View this post on Instagram

 

Sementara itu, menurut dia, berbagai proses dan beban yang harus dilalui masyarakat untuk memperoleh penghasilan justru belum sepenuhnya tergambar.

Mulai dari kebutuhan modal, utang, biaya produksi, hingga kesulitan yang dihadapi petani dalam menjalankan usaha disebut menjadi bagian penting yang semestinya turut dipahami ketika menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Klaim Ekonomi Tumbuh 5,12 Persen Menuai Kritik: BPS Digugat, Publik Ragukan Realita Lapangan

Menurut Khomariyah, kondisi tersebut membuat sebagian warga merasa bahwa apa yang terlihat dari luar belum tentu menggambarkan kondisi ekonomi mereka yang sebenarnya.

Seorang petani bisa saja memiliki lahan, kendaraan atau aset tertentu, tetapi aset tersebut tidak otomatis menunjukkan bahwa kehidupan ekonominya sedang baik.

“Yang terlihat mungkin hasilnya, tetapi perjuangan untuk mendapatkan hasil itu tidak selalu terlihat,” menjadi inti keresahan yang disampaikan dalam unggahannya.

Kritik tersebut membuka perdebatan mengenai bagaimana kondisi ekonomi masyarakat seharusnya dipotret melalui sensus.

Pendataan ekonomi memang membutuhkan informasi mengenai aktivitas usaha, aset maupun kondisi ekonomi rumah tangga.

Namun, pengalaman masyarakat di lapangan menunjukkan bahwa angka statistik juga perlu dibaca bersama konteks sosial dan ekonomi yang melatarbelakanginya.

Baca Juga:  Wagub Surya Harapkan Karang Taruna Sumut Semakin Solid dan Aktif hingga Desa

Bagi petani, misalnya, pendapatan tidak hanya ditentukan oleh hasil panen. Harga komoditas, biaya pupuk dan pestisida, sewa lahan, utang modal, risiko gagal panen, hingga kondisi cuaca turut menentukan apakah hasil usaha benar-benar memberikan keuntungan.

Karena itu, keresahan Khomariyah dapat menjadi masukan agar pendataan ekonomi tidak sekadar menghasilkan angka mengenai berapa yang dimiliki masyarakat, tetapi juga mampu menggambarkan bagaimana masyarakat memperoleh penghasilan dan beban apa yang harus mereka tanggung untuk mempertahankan kehidupan ekonomi.

Unggahan Khomariyah tersebut menjadi pengingat bahwa di balik angka statistik ekonomi terdapat kehidupan nyata masyarakat yang memiliki cerita, perjuangan dan persoalan masing-masing.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 13 Dirawat
Ustadz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan
Seorang Biksu Senior Thailand Terekam CCTV Berhubungan Seks dengan Asisten Wanitanya
Momen Saat Tiorita Cek Mobil Kadiskominfo Langkat: Ini Masih Bagus Semua?
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terlihat Indah di Bawah Mikroskop, Namun Berbahaya bagi Tubuh
Nelayan Terjebak Hujan Material Erupsi Anak Krakatau, Panik Sambil Bertakbir
Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:39 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 13 Dirawat

Selasa, 15 September 2026 - 03:14 WIB

Ustadz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan

Jumat, 11 September 2026 - 11:28 WIB

Seorang Biksu Senior Thailand Terekam CCTV Berhubungan Seks dengan Asisten Wanitanya

Jumat, 11 September 2026 - 10:40 WIB

Momen Saat Tiorita Cek Mobil Kadiskominfo Langkat: Ini Masih Bagus Semua?

Senin, 7 September 2026 - 13:50 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terlihat Indah di Bawah Mikroskop, Namun Berbahaya bagi Tubuh

Terbaru

Sajian Khusus

Cicilan Kekecewaan: Kritik atas Ambisi Rektor Dua Periode

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:36 WIB