Janji Klarifikasi Belum Terpenuhi, Integritas Presma ZU Dipertanyakan Mahasiswa

- Pewarta

Kamis, 25 Desember 2025 - 07:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Binjai, Langkatoday.com – Janji klarifikasi yang sebelumnya disampaikan oleh Presiden Mahasiswa (Presma) berinisial ZU terkait pengelolaan dana kegiatan Mahasiswa Islam (Masima) hingga kini sudah lebih 3×24 jam belum terealisasi.

Hingga waktu yang dijanjikan berlalu, laporan pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan dana Masima senilai Rp18 juta juga belum ditunjukkan secara terbuka kepada mahasiswa.

Dana Masima tersebut diketahui berasal dari iuran 72 mahasiswa dengan nominal Rp250.000 per orang. Dana dikumpulkan dengan alasan pelaksanaan kegiatan serta penerbitan sertifikat yang disebut-sebut menjadi syarat administratif akademik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hingga saat ini, Kamis (25/12) mahasiswa mengaku belum menerima penjelasan tertulis maupun dokumen resmi terkait alur penggunaan dana tersebut.

Anehnya, Presma ZU malah mengalihkan ke pimpinan kampus yang mengklarifikasi. Padahal dana tersebut dikelola Presma ZU.

ZU diduga ‘memaksa’ pimpinan untuk mengelola dana tersebut yang seharusnya dipegang oleh pihak kampus. Alur dana tersebut, seharusnya, ZU membuat proposal ke pihak pimpinan kampus. Setelah itu, diberi dana oleh pihak kampus untuk kegiatan Masima.

Baca Juga:  Koperasi Pegawai di Langkat ‘Tumbang’, Rp1,7 Miliar Cicilan Macet, Anggota Tak Bisa Tarik Uang

“Tak perlu lah pimpinan kampus yang mengklarifikasi, kan dana dikelola oleh Presma ZU, seharus dia yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Sebelumnya, ZU dalam komunikasi dengan awak media menyatakan akan memberikan klarifikasi secara terbuka serta merilis data penggunaan dana terbaru.

Bahkan, ZU menyebut pihak kampus akan turut memberikan penjelasan resmi atas persoalan tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, klarifikasi yang dijanjikan belum juga disampaikan.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan di kalangan mahasiswa. Mereka menilai keterlambatan klarifikasi dan ketiadaan LPJ memperkuat dugaan lemahnya transparansi pengelolaan dana organisasi kemahasiswaan. Sejumlah mahasiswa menyebut situasi ini berdampak langsung pada kepercayaan terhadap kepemimpinan Presma ZU.

“Yang kami tuntut sederhana, LPJ tertulis dan klarifikasi terbuka. Dana ini uang kolektif mahasiswa, bukan dana pribadi,” ujar salah seorang mahasiswa yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga:  Iuran Masima Rp18 Juta Tanpa LPJ, Mahasiswa Soroti Transparansi Presma ZU

Mahasiswa juga menilai bahwa integritas kepemimpinan menjadi taruhannya ketika janji klarifikasi tidak ditepati. Mereka mendorong agar pengelolaan dana organisasi mahasiswa dijalankan sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, dan etika organisasi.

Sejumlah pihak mendesak agar Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) serta pihak kampus segera mengambil langkah tegas, termasuk melakukan audit internal dan memfasilitasi forum klarifikasi terbuka. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah polemik berlarut-larut serta menjaga marwah organisasi kemahasiswaan.

Hingga berita ini diterbitkan, Presma ZU belum kembali memberikan keterangan resmi terkait waktu pasti penyampaian LPJ maupun klarifikasi tertulis sebagaimana yang sebelumnya dijanjikan.

Redaksi menegaskan tetap membuka ruang hak jawab bagi Presma ZU, DEMA, guna memberikan klarifikasi lanjutan demi menjunjung prinsip jurnalistik yang adil dan berimbang.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa
HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Terbaru