Heboh! Ratusan Siswa Gagal Masuk LKBB Langkat Gara-Gara Tiket Rp 15 Ribu, Himala Disorot!

- Kontributor

Kamis, 26 Juni 2025 - 15:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

STABAT (Langkatoday)Kegiatan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) tingkat SMP se-Kabupaten Langkat yang digelar Ahad, (22/6) di Gedung Olahraga (GOR) Stabat berlangsung megah. Namun di balik kemeriahan yang diikuti oleh 767 siswa ini, muncul sorotan tajam terhadap kebijakan panitia yang dinilai memberatkan penonton—bahkan mengakibatkan puluhan siswa terdampar di luar arena lomba.

Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Langkat, H. Syah Afandin, S.H., ini dilaksanakan oleh PB Himpunan Mahasiswa Langkat Indonesia (HIMALA) dengan Ketua Umum M. Wahyu Hidayah. Sayangnya, euforia kegiatan ternoda akibat kebijakan pungutan biaya masuk sebesar Rp15.000 per orang dan parkir kendaraan Rp10.000.

“Sakit hati kami bang, masa cuma mau nonton teman tanding harus bayar mahal. Itu uang jajan satu hari kami,” ujar seorang siswa SMP yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di luar GOR. Ia bersama puluhan siswa lainnya hanya bisa berdiri di depan pintu masuk karena tak mampu membayar biaya masuk.

Baca Juga:  Jalan Rp 95 Juta “Hilang Misterius” di Sawit Seberang, Ini Jawaban Lurah Suwardi Renggo

Sistem akses masuk yang menggunakan gelang sebagai tanda registrasi semakin memperkeruh suasana. Siswa tanpa gelang dilarang keras masuk ke area dalam GOR, sehingga banyak dari mereka yang akhirnya pulang dengan kecewa.

Tak hanya siswa, sejumlah pihak internal HIMALA sendiri mengkritisi pelaksanaan kegiatan ini. Salah satu pengurus PB HIMALA Indonesia, yang identitasnya dirahasiakan, turut menyayangkan kebijakan pungutan yang dinilai tidak ramah terhadap pelajar.

Baca Juga:  Kemlu: Tidak Ada WNI Jadi Korban Konflik Thailand-Kamboja

“Ini mencoreng nama organisasi. HIMALA seharusnya menjadi garda pendidikan, bukan malah membebani siswa. Terlebih lagi, keputusan mengenai pungutan ini tidak pernah dibahas secara internal HIMALA,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari panitia terkait alasan di balik penetapan harga tiket masuk dan parkir yang cukup tinggi bagi pelajar.

Kegiatan yang seharusnya menjadi wadah edukatif dan pemersatu pelajar justru meninggalkan kesan eksklusif dan menghambat semangat siswa untuk terlibat langsung. Kini, publik pun menanti klarifikasi dan evaluasi dari pihak penyelenggara, agar ke depannya kegiatan serupa tidak lagi menimbulkan polemik.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONI Kecamatan Binjai Gelar Pekan Olahraga Siswa 2026 Secara Gratis, Wujud Nyata Pembinaan Atlet Muda Berprestasi
Mahasiswi STKIP Al Maksum Sabet Dua Juara di MTQ PERTI Sumut
607 Sumur Minyak Rakyat di Langkat Bakal Dilegalkan dan Dikelola BUMD!
Dihempas Angin Kencang, Pohon Tumbang Dekat RM Cabe Ijo Stabat Timpa Ruko hingga Ambruk dan Picu Macet Parah
Raih WTP dari BPK RI, Syah Afandin: Ini Hasil Kerja Keras OPD yang Sudah Lama Saya Tunggu
Warga Kecamatan Binjai Kecewa, Legislator Fraksi Demokrat Dapil II Langkat Dinilai Tak Hadir Saat Aksi Jalan Rusak
Idul Adha 2026 di Langkat, Warga Rayakan Kebersamaan dan Semangat Berkurban
Syah Afandin Resmi Buka Jamcab Langkat, Pramuka Diminta Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

1 Komentar

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

KONI Kecamatan Binjai Gelar Pekan Olahraga Siswa 2026 Secara Gratis, Wujud Nyata Pembinaan Atlet Muda Berprestasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:26 WIB

Mahasiswi STKIP Al Maksum Sabet Dua Juara di MTQ PERTI Sumut

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:02 WIB

607 Sumur Minyak Rakyat di Langkat Bakal Dilegalkan dan Dikelola BUMD!

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:02 WIB

Dihempas Angin Kencang, Pohon Tumbang Dekat RM Cabe Ijo Stabat Timpa Ruko hingga Ambruk dan Picu Macet Parah

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:19 WIB

Raih WTP dari BPK RI, Syah Afandin: Ini Hasil Kerja Keras OPD yang Sudah Lama Saya Tunggu

Berita Terbaru