Geng Solo Diduga jadi Shadow Connection di Balik Situasi Chaos

- Pewarta

Senin, 1 September 2025 - 10:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday – Pengamat politik dan kebijakan publik Adib Miftahul menyebut ada permainan dari shadow connection yang bikin chaos dalam aksi unjuk rasa beberapa hari terakhir.

Ia menyatakan shadow connection ini bertujuan untuk melemahkan pemerintahan Prabowo Subianto

“Makanya harusnya dimaknai secara utuh shadow connection ini penunggang-penunggang gelap yang terkoneksi secara tidak formal, nonstruktural. Karena memang tujuannya punya terkoneksi satu tujuan untuk menekan kepada pemerintahan Prabowo,” kata Adib dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Ahad malam, 31 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantas ia menduga shadow connection ini lebih condong kepada para loyalis Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau lebih dikenal dengan Geng Solo.

“Kalau pemerintahan Prabowo misalnya nanti tertekan sampai delegitimasi, yang diuntungkan siapa? Tentunya kekuasaan-kekuasaan lama,” ungkap Adib.

Dalam aksi anarkis yang terjadi di Jakarta dan beberapa daera, Adib mengendus ada pola yang sangat terorganisir memanfaatkan situasi politik dan ekonomi saat ini.

“Shadow connection ini salah satunya juga melakukan polo-pola era disruption informasi di mana publik itu gampang dikerahkan dengan viralnya informasi media sosial. Bagaimana propaganda dan lain sebagainya, karena publik tidak melihat itu benar dan salah tetapi kebanyakan mereka mendapatkan berita yang tidak tepat begitu,” jelas dia.

Baca Juga:  Prabowo Ganti Kepala dan Wakil Kepala BGN, Struktur Baru Didominasi Purnawirawan TNI

Menurut Adib, fenomena-fenomena seperti arogansi Anggota DPR, isu PHK, anjloknya ekonomi dan sebagainya merupakan bridging yang menjadi pijakan bagi shadow connection menjalankan operasinya.

“Jadi soal DPR tidak peka, tidak ada send of crisis, tujuannya menurut saya tidak ke sana, ini hanya pijakan-pijakan sebagai bridging saja untuk mereka melakukan penekanan-penekanan kepada Presiden Prabowo,” ungkapnya.

“Akhirnya bridging-bridging itu yang kasihan terus terang menurut saya polisi, polisi menjadi titik sentral pihak yang paling dirugikan, pihak yang menurut saya dikorbankan oleh shadow-shadow connection ini,” pungkas Adib.

Koordinator Laskar Cinta Jokowi, Suhandono Baskoro sebelumnya terang-terangan menyerang kewibawaan Prabowo atas kondisi keamanan yang terjadi imbas demonstrasi besar.

“Kerusuhan di depan DPR adalah bukti nyata bahwa negara gagal menjamin rasa aman rakyatnya. Presiden sebagai kepala negara bertanggung jawab penuh. Jika tak mampu lebih baik mundur demi kebaikan bangsa,” kata Suhandono dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis malam, 28 Agustus 2025.

Baca Juga:  Prabowo Sentil Pejabat soal Gaji: Jangan Sibuk Lihat Orang Kaya, Coba Tengok Rakyat Miskin

Laskar Cinta Jokowi yang dikenal sebagai kelompok relawan pendukung Jokowi juga menyatakan wibawa negara akan hancur jika kegaduhan sosial tidak mampu ditangani.

“Kita tidak boleh membiarkan kekerasan di jalanan menjadi wajah demokrasi kita. Tugas presiden adalah memastikan ketertiban berjalan, bukan membiarkan rakyat saling bentrok. Kalau presiden tidak bisa menjalankan bagaimana masa depan negara ini?” tegasnya.

Beberapa informasi menyebut, aksi unjuk rasa di berbagai daerah terus bergulir pada 1-3 September 2025. Pemerintah pun sudah mengantisipasi aksi-aksi yang mengarah pada perusakan dan pelanggaran hukum bakal ditindak tegas oleh TNI-Polri.

Hal itu tertuang dalam isi rapat paripurna kabinet di Istana Negara, Jakarta pada Minggu malam, 31 Agustus 2025.

“Dengan memperhatikan faktor-faktor keamanan baik yang dimiliki secara individu, pribadi dan pejabat serta institusi negara beliau (Presiden Prabowo) telah menugaskan kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk tidak ragu-ragu mengambil langkah-langkah yang terukur dan tegas terhadap terjadinya kegiatan pelanggaran hukum,” ujar Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam konferensi pers usai rapat kabinet.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Ini KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran
Pernah Dipecat PDIP, Bobby Nasution Kini Tegaskan Bertahan di Gerindra
Pertamina Sebut Harga Pertamax Indonesia Lebih Murah dari Sejumlah Negara ASEAN
Prabowo Salami SBY, tapi Tak Terlihat Salami Jokowi di HUT ke-81 TNI
Letjen Lucky Avianto Komandan Upacara HUT ke-81 TNI, Jenderal Kopassus Pemburu KKB
KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN
Penahanan Syah Afandin Diperpanjang 30 Hari, KPK Masih Dalami Perkara Dugaan Korupsi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Hari Ini KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:38 WIB

MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pernah Dipecat PDIP, Bobby Nasution Kini Tegaskan Bertahan di Gerindra

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Pertamina Sebut Harga Pertamax Indonesia Lebih Murah dari Sejumlah Negara ASEAN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Prabowo Salami SBY, tapi Tak Terlihat Salami Jokowi di HUT ke-81 TNI

Terbaru

Hukum

Hari Ini KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:51 WIB