Fenomena Calo Tiket AFF U-19 di Sumut, Harga Resmi Rp100 Ribu Jadi Rp600 Ribu

- Pewarta

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Praktik percaloan tiket kembali mencoreng penyelenggaraan Piala AFF U-19 di Sumatera Utara.

Fenomena ini terjadi jelang dan saat pertandingan Piala AFF U-19 digelar.

Tiket yang dijual secara resmi melalui sistem online disebut habis terjual hanya dalam waktu singkat, bahkan sehari sebelum laga berlangsung.

Namun di lapangan, fakta berbeda justru terlihat mencolok. Sejumlah oknum diduga calo tampak leluasa menawarkan tiket di sekitar area stadion.

 

View this post on Instagram

 

Mereka menjajakan tiket pertandingan dengan harga yang tidak wajar, jauh di atas harga resmi yang ditetapkan panitia.

Jika harga resmi tiket berada di kisaran Rp100 ribu, maka di tangan calo harga melonjak tajam menjadi Rp300 ribu hingga Rp600 ribu per lembar.

Baca Juga:  Sebanyak 954 Ton Bantuan Logistik Telah Dikirim untuk Penyintas Gempa NTT

Lonjakan harga ini membuat banyak suporter merasa dirugikan dan mempertanyakan sistem distribusi tiket yang diterapkan panitia penyelenggara.

“Yang beli resmi malah kehabisan, tapi di luar stadion tiket malah beredar bebas. Ini aneh,” keluh seorang suporter yang enggan disebutkan namanya di sekitar stadion, Senin (8/6).

Kondisi tersebut menimbulkan dugaan adanya celah dalam sistem penjualan tiket yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk meraup keuntungan pribadi dari tingginya antusiasme masyarakat terhadap pertandingan Timnas.

Baca Juga:  PGN Pastikan Tak Ada Gas Metana di Lokasi Ledakan Rumah Mewah Medan

Sejumlah pemerhati sepak bola menilai, pola ini bukan pertama kali terjadi dalam event besar di Indonesia.

Sistem penjualan berbasis online yang tidak disertai kontrol ketat distribusi dinilai menjadi celah utama praktik percaloan.

Masyarakat mendesak panitia pelaksana, operator tiket, hingga aparat keamanan untuk turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh. Transparansi sistem, pembatasan kuota pembelian, hingga verifikasi identitas pembeli disebut menjadi langkah mendesak agar praktik serupa tidak terus berulang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak panitia penyelenggara terkait dugaan maraknya percaloan tiket pada ajang Piala AFF U-19 di Sumatera Utara tersebut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita
BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 13 Dirawat
Ustadz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan
Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman
10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:40 WIB

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita

Sabtu, 19 September 2026 - 13:08 WIB

BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 14:39 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 13 Dirawat

Selasa, 15 September 2026 - 03:14 WIB

Ustadz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan

Minggu, 6 September 2026 - 15:07 WIB

Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo

Terbaru

Berita

HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama

Sabtu, 19 Sep 2026 - 17:46 WIB