Avanza di Indonesia Bayar Pajak Rp5 Juta, di Thailand Cuma Rp150 Ribu? Ternyata Ini Penyebabnya!

- Pewarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Stabat, Langkatoday.com – Bagi Anda pemilik Toyota Avanza di Kabupaten Langkat atau wilayah Indonesia lainnya, mungkin sering mengeluh saat melihat tagihan pajak tahunan yang mencapai angka Rp3 juta hingga Rp5 juta. Ternyata, keluhan itu punya dasar yang kuat jika kita melirik ke negara tetangga.

Data terbaru menunjukkan kesenjangan pajak kendaraan yang sangat mencolok di Asia Tenggara. Untuk tipe mobil yang sama, pemilik di Malaysia hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp600 ribu, sementara di Thailand lebih ekstrem lagi, yakni hanya sekitar Rp150 ribu per tahun. Mengapa perbedaannya bisa seperti bumi dan langit?

Sistem “Pajak Berlapis” di Indonesia

Di Indonesia, biaya yang Anda bayar setiap tahun di Samsat bukan sekadar pajak tunggal. Ada beberapa komponen yang membuat angka tersebut membengkak:

  • NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor): Dasar perhitungan yang ditetapkan pemerintah berdasarkan harga pasar.
  • Pajak Progresif: Jika Anda memiliki lebih dari satu kendaraan, tarifnya akan semakin mencekik.
  • BBNKB & Opsen Pajak: Adanya tambahan pungutan yang masuk ke kas pemerintah daerah sebagai sumber pendapatan utama (PAD).

Setiap provinsi memiliki kewenangan menentukan tarif, sehingga pajak Avanza di Sumatera Utara bisa jadi berbeda dengan di Jakarta atau Jawa Barat.

Malaysia dan Thailand: Lebih Sederhana

Berbeda dengan Indonesia, Malaysia menerapkan Road Tax yang perhitungannya jauh lebih simpel, yakni hanya berdasarkan kapasitas mesin (cc). Sementara itu, Thailand sangat memanjakan pemilik mobil penumpang dengan mesin kecil dan ramah lingkungan melalui biaya tahunan yang sangat minim.

Baca Juga:  Promo Super Deal Daihatsu, DP Mulai Rp5 Jutaan, Cocok untuk Keluarga dan Usaha

Ketergantungan Daerah pada Pajak Kendaraan

Pengamat otomotif menilai tingginya pajak di Indonesia disebabkan oleh ketergantungan Pemerintah Daerah terhadap sektor otomotif. Pajak kendaraan bermotor seringkali menjadi tulang punggung pembangunan infrastruktur di daerah. Namun, sisi negatifnya, biaya kepemilikan mobil bagi rakyat kecil menjadi sangat mahal.

Kondisi ini memicu wacana perlunya reformasi pajak agar lebih adil dan sejalan dengan daya beli masyarakat, mengingat mobil bukan lagi barang mewah, melainkan sarana mobilitas utama bagi keluarga.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daya Daihatsu Langkat Gelar Showroom Event 17 Oktober, Ada Promo Khusus PNS dan Guru
89 Kendaraan Dinkes Langkat Diperiksa, Kondisi Ambulans dan Pajak Jadi Perhatian
Promo Super Deal Daihatsu, DP Mulai Rp5 Jutaan, Cocok untuk Keluarga dan Usaha
Daya Daihatsu Langkat Gelar Program Peduli Lansia, Hadirkan Promo PNS dan Kesempatan Menangkan Mobil di Mid Year Surprise Deal 2026
273 Unit BRT akan Hubungkan Medan, Binjai dan Deliserdang Mulai Juni 2027
Review Jetour T2: SUV Petualang Bergaya “Defender”, Harga Lebih Masuk Akal
Harga BBM Nonsubsidi Naik Ugal-ugalan, Isi BBM Fortuner & Pajero Sport Full Tank Bisa Sentuh Rp1,9 Juta
105 Ribu Pikap India Masuk RI, Harganya Cuma Rp 200 Jutaan? Industri Lokal Terancam!

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Daya Daihatsu Langkat Gelar Showroom Event 17 Oktober, Ada Promo Khusus PNS dan Guru

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:06 WIB

89 Kendaraan Dinkes Langkat Diperiksa, Kondisi Ambulans dan Pajak Jadi Perhatian

Rabu, 23 September 2026 - 11:41 WIB

Promo Super Deal Daihatsu, DP Mulai Rp5 Jutaan, Cocok untuk Keluarga dan Usaha

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:59 WIB

Daya Daihatsu Langkat Gelar Program Peduli Lansia, Hadirkan Promo PNS dan Kesempatan Menangkan Mobil di Mid Year Surprise Deal 2026

Rabu, 29 April 2026 - 12:08 WIB

273 Unit BRT akan Hubungkan Medan, Binjai dan Deliserdang Mulai Juni 2027

Terbaru

Teknologi

ProArt Terbaru Resmi Masuk Indonesia

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:28 WIB