Asal Mangap, Gibran Dikritik Keras Usai Usulkan Mata Pelajaran Coding untuk Anak SD

- Kontributor

Jumat, 15 November 2024 - 10:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA (Langkatoday) Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka rami dicecar publik usai minta anak SD diajarkan mata pelajartan baru yakni Coding.

Pernyatan Gibran tersebut dimuat dalam kanal YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia.

Tak disambut positif, ide Gibran malah dicecar warganet media sosial X.

Salah satu akun yang mendapat banyak perhatian publik bahkan menyebut Gibran sebagai orang yang bodoh.

“Bagaimana bisa orang bodoh jadi wakil Presiden,” tulis akun X @hnirankara, (14/11).

Menurutnya pelajaran Coding belum tepat diberikan di jenjang SD dimana notabene siswa SD belum mahir menggunakan komputer.

Baca Juga:  Purbaya Paling Dipuji, Tapi 63 Persen Publik Masih Tak Puas dengan MBG

Ia juga menegaskan semestinya siswa SD harus bisa menguasai pengetahuan dasar agar dapat berkembang.

“Pada usia pendidikan sekolah dasar, harusnya para murid dipetakan, tenaga pendidik harus bisa membaca hobi serta minat murid, setelah pihak sekolah harus memberi dukungan agar bakat para murid bisa berkembang,” tambahnya.

Tak hanya itu, Ia juga menyoroti terkait banyaknya sekolah dengan kondisi yang buruk serta mempertanyakan terkait kapasitas tenaga pendidik.

“Bayangkan, AI dan Coding pada usia pendidikan di tingkat sekolah dasar begitu senonoh diucapkan oleh fufufafa. Sedangkan, berapa banyak sekolah negeri yang bangunannya hampir ambruk? Berapa banyak sekolah negeri yang belum memiliki komputer maupun PC? Dan yang paling penting, berapa banyak tenaga pendidik yang melek dengan AI serta Coding,” tegasnya.

Baca Juga:  Diduga Fiktif, TK–PAUD di Medan Kantongi Dana BOS Ratusan Juta dan Jatah MBG

Pernyataan tersebut kemudian mendapatkan banyak respon publik di kolom komentar.

“Sebelum nyuruh orang belajar coding, sebaiknya anak SD lancar dan fasih berbahasa indonesia dulu, jangan seperti dia,” tulis @mamad_deni.

“Ibarat bangun rumah keknya dy pengen bangun dr atapnya dulu,” tambah @arda_toha.

“Wapres klo ngomong asal mangap,” tambah @oblosid.

“Anak SMP aja masih ada yg ga bisa baca,” sebut @Sasorishared.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman
Listrik Padam 4 Jam, Pelayanan Samsat Stabat Terganggu, Genset Malah Rusak
10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan
Usai Prabowo Bicara MBG di Forum Rusia, Media Rusia Soroti Kasus Dugaan Keracunan
Xanana Gusmão Kagumi Pemerataan Pembangunan Era Jokowi, Sebut Visinya Melampaui Jawa
Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor Lagi, Bus Pariwisata Diminta Cari Jalur Lain
Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:00 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman

Sabtu, 5 September 2026 - 12:10 WIB

Listrik Padam 4 Jam, Pelayanan Samsat Stabat Terganggu, Genset Malah Rusak

Sabtu, 5 September 2026 - 10:53 WIB

10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:46 WIB

Usai Prabowo Bicara MBG di Forum Rusia, Media Rusia Soroti Kasus Dugaan Keracunan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:34 WIB

Xanana Gusmão Kagumi Pemerataan Pembangunan Era Jokowi, Sebut Visinya Melampaui Jawa

Berita Terbaru