Mengenal Inspektur Ladusing, Polisi India yang Seragamnya Mirip Baju Satpam di Indonesia

- Pewarta

Rabu, 2 Februari 2022 - 15:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

STABAT (Langkatoday) – Seragam satpam di Indonesia kini berganti. Dari warna cokelat tua mirip kemeja yang dikenakan polisi, menjadi warna krem, bak polisi kartun India, Inspektur Ladusing.

Warna seragam baru buat satpam ini juga bikin netizen heboh, sebab banyak yang menjadikan keputusan polisi tersebut sebagai candaan dan dikaitkan dengan Ladusing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebenarnya siapa itu Ladusing? Untuk diketahui, Ladusing adalah tokoh kartun dalam film Shiva di ANTV. Ladusing adalah polisi lalu lintas yang bertugas di Kota Vedas.

Baca Juga:  Menko Polkam: Indonesia Darurat Narkoba!

Ladusing sendiri adalah nama pelesetan dari Lattu Singh atau Ladu Singh. Sejak awal namanya sudah dipelesetkan, begitu juga dengan tugas-tugasnya.

Jika Anda menonton kartun Shiva, maka Ladusing dicitrakan sebagai polisi bertampang lucu yang sering gagal meringkus penjahat.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Anjlok Rp 260 Ribu, Pasar Masuki Fase Jenuh Beli

Sebaliknya, anak kecil bernama Shiva yang kerap menyelesakan tugas yang sebenarnya mesti dikerjakan Ladusing, seperti membasmi penjahat.

Pada intinya, kartun Shiva adalah bentuk kritikan satire terhadap polisi di India. Tentu saja, sineas India tak cuma berani mengkritik lewat kartun.

Dalam beberapa film layar lebar, sineas India juga kerap menciptakan karakter polisi konyol yang kerap diperankan oleh Johnny Lever. (rel/era)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Kebakaran Hutan, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Terbaru