Listrik di Langkat Belum Sepenuhnya Pulih, Sejumlah Kecamatan Masih Gelap Gulita

- Pewarta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Stabat, Langkatoday.com – Pemadaman listrik massal yang terjadi akibat gangguan sistem transmisi PLN Sumatera masih berdampak di sejumlah wilayah Kabupaten Langkat hingga Sabtu (23/5).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, beberapa daerah di Langkat masih mengalami pemadaman listrik sejak Jumat malam.

Fadhilah, warga Stabat, mengatakan hingga Sabtu pagi listrik di wilayahnya masih belum menyala. Kondisi serupa juga disampaikan Oktavia, warga Desa Kwala Air Hitam, Kecamatan Selesai.

“Di daerah kami Kwala Air Hitam masih gelap sekali,” ujarnya.

Pemadaman juga masih terjadi di wilayah Tanjung Pura dan Bohorok.

“Tanjung Pura masih gelap gulita,” kata Abduh.

Sementara warga Bohorok, Cimik, menyebut listrik di daerahnya juga belum kembali normal.

Namun, sebagian wilayah lainnya mulai berangsur pulih. Warga Kecamatan Wampu melaporkan listrik sudah hidup sejak Sabtu pagi.

“Di Wampu listrik sudah hidup sejak pagi tadi,” ujar Destri.

Berbeda dengan wilayah lain, Hadi Ilham menyebut daerahnya tetap menyala sejak malam karena ditopang pasokan dari PLTU Pangkalan Susu.

Baca Juga:  Skandal 40 Tahun Lahan USU di Salapian: Dugaan Manipulasi Ganti Rugi Hingga Alih Fungsi Ilegal Terungkap

“Di tempat kami dari semalam tetap hidup karena ada PLTU Pkl Susu,” katanya.

Sebelumnya PLN menyampaikan gangguan terjadi akibat masalah pada transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Provinsi Jambi yang menyebabkan sistem Sumatera Bagian Utara terganggu dan berdampak pada pemadaman di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Riau.

PLN menyatakan proses pemulihan sistem masih terus dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah terdampak.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Greenpeace di Bundaran HI Viral, Pencarian di Google Melonjak hingga 5.000 Persen
LAWAN Institute Sumut Minta KPK Awasi Proyek Jalan Nasional di Langkat
Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa
HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Aksi Greenpeace di Bundaran HI Viral, Pencarian di Google Melonjak hingga 5.000 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:28 WIB

LAWAN Institute Sumut Minta KPK Awasi Proyek Jalan Nasional di Langkat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub

Terbaru