Pascabanjir, Warga Tanjung Pura Dikepung Sampah dan Bau Busuk, Kemana Pemkab Langkat?

- Pewarta

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Penampakan tumpukan sampah disekitaran sekolah MAN 2 Langkat, Tanjung Pura, Jumat (19/12) | Foto: Putra/Langkatoday.com

Penampakan tumpukan sampah disekitaran sekolah MAN 2 Langkat, Tanjung Pura, Jumat (19/12) | Foto: Putra/Langkatoday.com

Stabat, Langkatoday.com – Pascabencana banjir yang menghantam Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, kini meninggalkan persoalan serius yang belum tertangani. Bukan lagi genangan air, melainkan tumpukan sampah pascabanjir yang menggunung di pusat-pusat aktivitas warga.

Pantauan tim Langkatoday.com di lapangan, Jumat (19/12), tumpukan sampah terlihat di berbagai titik strategis di wilayah perkotaan Tanjung Pura, salah satu kecamatan yang terdampak paling parah banjir pada akhir November lalu. Meski air telah surut, material sisa banjir justru kini memenuhi ruang publik.

Sampah tersebut berasal dari barang-barang rumah tangga warga yang rusak dan tidak dapat digunakan lagi, seperti perabot rumah, tempat tidur, barang pecah belah, hingga sampah domestik yang terbawa arus banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sampah Berserakan di Pusat Kota

Tumpukan sampah tampak jelas di sepanjang Jalan Amir Hamzah, tepatnya di sekitar MAN 2 Langkat, Jalan Sudirman di kawasan Masjid Azizi, kawasan ruko Tanjung Pura, hingga pasar tradisional. Sampah-sampah tersebut berserakan di pinggir jalan dan trotoar, mengganggu aktivitas warga serta arus lalu lintas.

Baca Juga:  Temui Gus Ipul, Bupati Langkat Perjuangkan Bantuan Susulan untuk Korban Banjir

Selain mengganggu pemandangan kota, kondisi ini juga menimbulkan bau tidak sedap dan dikhawatirkan menjadi sumber penyakit di tengah proses pemulihan pascabanjir.

Warga Keluhkan Lambannya Respons Pemerintah

Muhammad (33), warga setempat, mengaku kecewa dengan lambannya penanganan sampah oleh pemerintah daerah.

“Berhari-hari sampah ini tidak diangkut dan dibuang. Kesannya penanganan begitu lamban dari pemerintah setempat,” ujarnya.

Menurut Muhammad, Pemkab Langkat seharusnya memiliki sarana dan prasarana kebersihan, seperti truk pengangkut sampah dan petugas kebersihan, yang bisa segera dikerahkan pascabanjir.

“Pemkab punya Dinas Lingkungan Hidup. Harusnya bisa cepat turun membersihkan sampah-sampah ini. Ini penting untuk mendukung pemulihan ekonomi dan kesehatan lingkungan,” katanya.

Baca Juga:  Dosen Institut Kesehatan Helvetia Edukasi Warga Tebing Tinggi Memilih Rumah Sakit Berkualitas Lewat Media Digital

Ia menambahkan, warga sudah cukup menderita akibat banjir dan berharap tidak lagi dibebani persoalan baru.

“Masyarakat sudah cukup susah karena banjir. Jangan lagi kesusahan karena sampah sisa banjir ini. Semoga segera jadi perhatian,” ucapnya.

Pemulihan Lingkungan Dinilai Belum Optimal

Kondisi sampah yang masih menumpuk di berbagai sudut kota menjadi indikator bahwa penanganan pascabanjir di Tanjung Pura belum berjalan optimal. Padahal, kebersihan lingkungan merupakan tahap awal pemulihan sebelum aktivitas ekonomi dan sosial dapat kembali normal.

Dengan banjir yang telah surut, warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera turun tangan menyelesaikan persoalan sampah tersebut, agar Tanjung Pura tidak menghadapi krisis kesehatan baru setelah bencana.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat terkait langkah penanganan sampah pascabanjir di Kecamatan Tanjung Pura.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa
HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Respons Aspirasi Warga, Pemkab Langkat Pastikan Perbaikan Jalan di Kecamatan Binjai Masuki Tahapan Tender
Tiorita Dorong Perbaikan Tanggul Paya Bunder, Tim Provinsi Turun Survei

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB