Stabat, Langkatoday.com – Rencana perbaikan tanggul Paya Bunder di Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, mulai ditindaklanjuti melalui survei lapangan oleh UPTD PSDA Wampu-Besitang Provinsi Sumatera Utara, Jumat (16/10).
Survei tersebut dilakukan setelah Plt Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, SH, mengajukan permohonan penguatan tanggul kepada Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution.
Permohonan itu tertuang dalam Surat Bupati Langkat Nomor 600.1.4.3-1026/DPUTR/2026 tentang penguatan tanggul di sejumlah titik di Kabupaten Langkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Survei yang berlangsung sekitar pukul 18.15 WIB tersebut bertujuan melihat langsung kondisi tanggul sekaligus mempersiapkan rencana teknis penanganan.
Langkah ini diharapkan menjadi tahap awal percepatan perbaikan tanggul yang selama ini menjadi perhatian masyarakat setempat.

Berdasarkan informasi dari Kepala UPTD PSDA Wampu-Besitang Provinsi Sumatera Utara, salah satu rencana penanganan yang disiapkan adalah pemasangan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) atau turap beton.
Struktur tersebut direncanakan untuk memperkuat tebing sungai dan mengurangi risiko penggerusan tanggul akibat aliran air.
“Selain pemasangan turap beton, perbaikan tanggul juga direncanakan dengan mendatangkan tanah untuk memperkuat dan membentuk kembali bagian tanggul yang memerlukan penanganan,” ujarnya.
Pelaksanaan pekerjaan direncanakan pada akhir 2026 melalui skema pendanaan multiyears BBWS, dengan tetap mengikuti tahapan perencanaan dan mekanisme penganggaran yang berlaku.
Tiorita Dorong Percepatan Pembangunan
Tiorita menyampaikan bahwa upaya perbaikan tanggul Paya Bunder merupakan bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Langkat terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya warga Kecamatan Padang Tualang yang berada di sekitar aliran sungai.
Ia berharap seluruh tahapan perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan lancar sehingga penguatan tanggul segera terlaksana dan risiko penggerusan dapat diminimalkan.
“Masyarakat, khususnya warga Kecamatan Padang Tualang, juga diharapkan turut mendoakan agar seluruh tahapan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana,” harap Tiorita.
Selain mendorong penanganan tanggul, Tiorita juga menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat untuk mempercepat tindak lanjut rencana pembangunan tahun anggaran 2026.
“Saya tidak ingin pembangunan di Langkat terkesan lambat, terutama pembangunan teknis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat agar segera dilaksanakan. Sehingga penyerapan anggaran 2026 bisa secepatnya berjalan dan dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat Kabupaten Langkat,” tegasnya.
Survei lapangan oleh UPTD PSDA Wampu-Besitang menjadi langkah awal dalam proses penanganan tanggul Paya Bunder. Masyarakat kini berharap rencana tersebut dapat berlanjut ke tahap pelaksanaan sesuai jadwal, guna memperkuat perlindungan lingkungan dan memberikan rasa aman bagi warga di sekitar sungai.
Meski demikian, realisasi pekerjaan masih bergantung pada penyelesaian tahapan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan sesuai mekanisme yang berlaku.
Editor : Fadli













Komentar