Ricuh di Langkat! Kadis PUTR Diduga Dipukul Kontraktor di Depan Bupati

- Pewarta

Jumat, 14 November 2025 - 07:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

STABAT, LANGKATODAY – Tersiar kabar mengejutkan di media sosial terkait dugaan pemukulan terhadap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Langkat, berinisial KH oleh seorang kontraktor berinisial MHN.

Informasi yang dihimpun dari salahseorang sumber wartawan yang namanya tak ingin disebutkan menyampaikan bahwa, insiden itu terjadi di depan Bupati Langkat Syah Afandin.

Bahkan sempat membuat suasana memanas sebelum akhirnya berhasil diredam.

“Suasananya sempat ricuh, tapi langsung dipisahkan,” ujar sumber tersebut singkat kepada wartawan, Kamis (13/11).

Dugaan Permasalahan: Proyek Ratusan Miliar dan Fee Kontraktor

Informasi lain yang beredar menyebutkan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan belasan proyek bernilai ratusan miliar rupiah di Dinas PUTR Langkat yang diduga mengalami kekurangan volume pekerjaan.

Baca Juga:  Yaqub Didakwa Suap Ondim Rp1 Miliar demi Proyek di Langkat

Selain itu, muncul pula isu terkait fee belasan persen yang diduga harus disetor pihak kontraktor setiap kali mengerjakan paket proyek tertentu.

Kabar ini memicu keresahan di kalangan kontraktor lokal yang merasa tidak mendapatkan keadilan dalam pembagian proyek pembangunan daerah.

Kontraktor Datangi Kantor PUTR Langkat

Berdasarkan pantauan dari unggahan Datok Badren di laman media sosialnya yang dilihat awak media, Kamis (13/11), sejumlah kontraktor mendatangi kantor Dinas PUTR Langkat.

Baca Juga:  Kominfo Diam, Publik Bertanya: Ada Apa di Balik Kisruh PUTR Langkat?

Mereka mengaku kecewa karena tidak terakomodir sebagai putra daerah, sementara banyak proyek justru dikabarkan jatuh ke tangan rekanan dari luar wilayah.

“Ada lebih dari 500 paket proyek, tapi banyak kontraktor dari luar daerah yang dapat. Kami ini putra daerah, kenapa tidak diberi kesempatan?” tulis Datok Badren dalam unggahan tersebut.

Belum Ada Tanggapan Resmi

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Kominfo Langkat, Wahyudiharto, belum memberikan tanggapan resmi terkait kabar tersebut maupun dugaan latar belakang kericuhan yang terjadi.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nilai Kabupaten Layak Anak Langkat Turun, Ini Penyebabnya
Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo
Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?
Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita
HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama
BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
Dari Anggaran hingga Pengadaan, Tiorita Perkuat Komitmen Tata Kelola Langkat
Viral Tudingan Setoran Sabu, Bripka Abdul Tamba Kini Minta Maaf dan Tarik Pernyataan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:14 WIB

Nilai Kabupaten Layak Anak Langkat Turun, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 September 2026 - 04:21 WIB

Lebah Begantong, Grup Musik Melayu Asal Medan yang Tampil di Depan Prabowo

Senin, 21 September 2026 - 14:16 WIB

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Sabtu, 19 September 2026 - 20:40 WIB

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita

Sabtu, 19 September 2026 - 17:46 WIB

HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama

Terbaru

Berita

Nilai Kabupaten Layak Anak Langkat Turun, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:14 WIB