Ribuan SPPG Ditutup Sementara, Tetap Terima Anggaran Rp6 Juta per Hari

- Pewarta

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Makassar, Langkatoday.com – Meski berstatus nonaktif sementara, sebanyak sekitar 1.720 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah tetap menerima dukungan anggaran dari pemerintah sebesar Rp6 juta per hari.

Kebijakan ini disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, saat meresmikan fasilitas SPPG di Universitas Hasanuddin, Selasa (28/4).

Menurut Dadan, anggaran tersebut tetap dikucurkan meskipun operasional dihentikan sementara, karena digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan internal, termasuk pelatihan tenaga kerja serta pemenuhan standar operasional.

“Untuk yang ditutup sementara tetap diberi, karena mereka harus mengurus berbagai kebutuhan,” ujarnya kepada wartawan.

Ia menjelaskan, penutupan sementara dilakukan terhadap SPPG yang belum memenuhi persyaratan teknis, seperti ketersediaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) serta belum memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS).

BGN, kata Dadan, tengah mendorong percepatan pemenuhan syarat tersebut agar fasilitas dapat segera kembali beroperasi.

“Begitu daftar SLHS, langsung bisa dibuka. Ini prosesnya sedang berjalan,” jelasnya.

Meski demikian, Dadan menilai secara umum kualitas layanan SPPG yang ditutup sementara tergolong baik, baik dari sisi menu makanan maupun pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Ia optimistis sertifikasi yang dibutuhkan dapat segera terbit dalam waktu dekat, sehingga operasional dapat kembali normal.

“Karena kualitasnya bagus, layanannya juga bagus. Mudah-mudahan sertifikatnya keluar dalam waktu satu bulan,” katanya.

Kebijakan tetap mengalirnya anggaran ke SPPG yang belum beroperasi ini berpotensi menjadi sorotan publik, terutama terkait efektivitas penggunaan dana negara di tengah proses pemenuhan standar teknis yang belum rampung.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif
PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB