Ratusan Polisi Siaga di Monas dan DPR, Dua Aksi Unjuk Rasa Digelar Hari Ini!

- Kontributor

Rabu, 12 November 2025 - 09:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA, LANGKATODAY – Sejumlah elemen massa akan menggelar aksi unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat, pada Rabu (12/11). Kepolisian menerjunkan 801 personel gabungan untuk mengamankan dua titik lokasi aksi yang berpotensi menimbulkan kepadatan dan gangguan lalu lintas.

Aksi pertama datang dari Aliansi Ciputat Melawan Impunitas (ACMI) bersama sejumlah elemen masyarakat sipil. Massa dijadwalkan berorasi di kawasan Silang Selatan Monas, menyoroti isu penegakan hukum dan dugaan impunitas terhadap kasus pelanggaran HAM masa lalu.

Tak lama berselang, aksi kedua akan digelar oleh Pemuda Nusantara Berkeadilan Majelis Daerah Jakarta di kompleks Gedung DPR/MPR RI, Senayan. Kelompok ini membawa agenda aspirasi seputar reformasi kebijakan sosial dan pemerataan ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

801 Personel Gabungan Disiagakan

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, mengatakan pihaknya telah menyiagakan ratusan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Satpol PP untuk memastikan jalannya aksi tetap kondusif.

“Pelayanan unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat sebanyak 801 personel,” kata Ruslan dalam keterangannya, Rabu (12/11).

Ia menjelaskan, pengamanan akan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis, tanpa menghalangi kebebasan berekspresi para peserta aksi.

“Silakan berorasi dengan tertib, jangan memprovokasi, jangan melawan petugas, dan mari kita hindari tindakan seperti membakar ban, menutup jalan, atau merusak fasilitas umum,” imbau Ruslan.

Aksi Damai dan Kondusif

Ruslan menegaskan bahwa menyuarakan pendapat di muka umum adalah hak warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Namun demikian, pelaksanaannya harus dilakukan dengan tertib.

“Menyuarakan pendapat di muka umum adalah hak warga negara. Tapi mari kita jaga suasana tetap kondusif agar pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik,” ujar Ruslan.

Kepolisian juga telah menyiapkan pengalihan arus lalu lintas secara situasional apabila massa aksi menyebabkan kepadatan di sekitar Monas dan Senayan.

Prediksi Situasi dan Imbauan Masyarakat

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari area sekitar Monas dan DPR/MPR pada pukul 09.00–15.00 WIB, guna mengantisipasi potensi kemacetan.

Warga dan pengguna jalan juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperhatikan rute alternatif melalui Jalan Merdeka Timur, Jalan Abdul Muis, dan Jalan Gatot Subroto.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemkomdigi Ingatkan Publik: Jangan Langsung Percaya Jawaban AI
Setelah MA Batalkan Suket Pendidikan Gibran, Desakan Mundur hingga Pemakzulan Menguat
Denny Indrayana Sambangi PKS, Desak Parpol Mulai Proses Pemakzulan Gibran
Kepala BGN Sudaryono Usul MBG Dijadikan Mata Pelajaran Wajib Seperti Penjaskes
KDM Dikabarkan Bakal Masuk PSI dan Duet dengan Gibran pada Pilpres 2029 Mendatang
Widodo AS Wafat, Panglima TNI Pertama dari Matra Angkatan Laut
KPK Buka Peluang Usut Keterkaitan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Jalan Sumut
Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Perairan Asahan, 8 Awak Kapal Diamankan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:21 WIB

Kemkomdigi Ingatkan Publik: Jangan Langsung Percaya Jawaban AI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Setelah MA Batalkan Suket Pendidikan Gibran, Desakan Mundur hingga Pemakzulan Menguat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Denny Indrayana Sambangi PKS, Desak Parpol Mulai Proses Pemakzulan Gibran

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Kepala BGN Sudaryono Usul MBG Dijadikan Mata Pelajaran Wajib Seperti Penjaskes

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:47 WIB

KDM Dikabarkan Bakal Masuk PSI dan Duet dengan Gibran pada Pilpres 2029 Mendatang

Terbaru

Gedung KPK

Hukum

KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Uang Tunai Disita

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:23 WIB