Kerja 24 Jam, Gaji Cuma Rp800 Ribu! Fraksi Gerindra Desak Pemkab Langkat Naikkan Gaji Kepling

- Kontributor

Rabu, 10 September 2025 - 21:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

STABAT (Langkatoday)Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Langkat mendesak pemerintah kabupaten menaikkan gaji kepala lingkungan (kepling) yang saat ini dinilai terlalu kecil dan tidak layak.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Langkat, Zulhizar SPd, yang juga anggota Komisi I sekaligus Badan Anggaran DPRD Langkat, kepada wartawan, Rabu (10/9/2025), di Gedung DPRD Langkat.

Menurutnya, gaji kepling yang hanya Rp800 ribu per bulan tidak sebanding dengan beban kerja dan tanggung jawab yang mereka emban setiap hari.

“Gaji kepling saat ini hanya Rp800 ribu. Angka ini bukanlah angka yang memanusiakan manusia, jika dilihat dari beban kerja kepling yang nonstop 24 jam di lingkungannya,” tegas Zulhizar.

Baca Juga:  Suasana Haru dan Khusyuk Selimuti Haul Ke-102 Tuan Guru Besilam, Pengajian Menggetarkan Hati

Ia mencontohkan, Pemkab Langkat baru-baru ini berani mengambil langkah dengan mengangkat honorer yang tidak lulus PPPK menjadi pegawai paruh waktu. Gaji yang diterima pegawai paruh waktu tersebut, kata Zulhizar, justru jauh lebih besar dibanding gaji seorang kepling.

“Masak iya kepling yang kerjanya nonstop 24 jam hanya digaji segitu? Tidak adil kalau dibandingkan dengan honorer paruh waktu,” katanya.

Baca Juga:  Pangdam I/BB Resmikan Ground Breaking Jembatan Gantung Garuda Merah Putih di Kuala

Karena itu, Zulhizar menyatakan Fraksi Gerindra DPRD Langkat akan mendorong agar Pemkab Langkat menaikkan gaji kepling minimal menjadi Rp1,2 juta per bulan mulai tahun 2026.

Di Langkat, terdapat 283 kepling dari 37 kelurahan. Zulhizar menghitung, jika gaji mereka dinaikkan Rp400 ribu per bulan, maka tambahan anggaran yang dibutuhkan hanya sekitar Rp1,35 miliar per tahun.

“Angka itu tidak besar jika dibandingkan dengan tanggung jawab mereka dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta pelayanan masyarakat di tingkat lingkungan,” jelas Zulhizar. 

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONI Kecamatan Binjai Gelar Pekan Olahraga Siswa 2026 Secara Gratis, Wujud Nyata Pembinaan Atlet Muda Berprestasi
Mahasiswi STKIP Al Maksum Sabet Dua Juara di MTQ PERTI Sumut
607 Sumur Minyak Rakyat di Langkat Bakal Dilegalkan dan Dikelola BUMD!
Dihempas Angin Kencang, Pohon Tumbang Dekat RM Cabe Ijo Stabat Timpa Ruko hingga Ambruk dan Picu Macet Parah
Raih WTP dari BPK RI, Syah Afandin: Ini Hasil Kerja Keras OPD yang Sudah Lama Saya Tunggu
Warga Kecamatan Binjai Kecewa, Legislator Fraksi Demokrat Dapil II Langkat Dinilai Tak Hadir Saat Aksi Jalan Rusak
Idul Adha 2026 di Langkat, Warga Rayakan Kebersamaan dan Semangat Berkurban
Syah Afandin Resmi Buka Jamcab Langkat, Pramuka Diminta Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

KONI Kecamatan Binjai Gelar Pekan Olahraga Siswa 2026 Secara Gratis, Wujud Nyata Pembinaan Atlet Muda Berprestasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:26 WIB

Mahasiswi STKIP Al Maksum Sabet Dua Juara di MTQ PERTI Sumut

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:02 WIB

607 Sumur Minyak Rakyat di Langkat Bakal Dilegalkan dan Dikelola BUMD!

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:02 WIB

Dihempas Angin Kencang, Pohon Tumbang Dekat RM Cabe Ijo Stabat Timpa Ruko hingga Ambruk dan Picu Macet Parah

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:19 WIB

Raih WTP dari BPK RI, Syah Afandin: Ini Hasil Kerja Keras OPD yang Sudah Lama Saya Tunggu

Berita Terbaru