Dari Tawa Jadi Amarah: Kasus Kekerasan Pelajar di Langkat Heboh di Media Sosial

- Pewarta

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 22:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

STABAT, LANGKATODAY – Suasana sore di Dusun VII, Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, mendadak mencekam. Suara tawa sekelompok pelajar berseragam Pramuka berubah jadi amarah ketika dua remaja melintas dengan sepeda motor tua yang tersendat-sendat.

Bima (16) dan rekannya, Nazril (15), tak menyangka perjalanan pulang mereka akan berakhir dengan luka dan ketakutan.

“Kereta kami sering nyendat, kugas tinggi biar gak mati. Eh, malah diketawain. Gak lama, mereka datang dan langsung mukuli kami,” cerita Bima dengan nada lirih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Video berdurasi 30 detik yang merekam aksi brutal para pelajar itu kini viral di media sosial. Dalam rekaman, terlihat beberapa pelajar berseragam Pramuka memukuli dua korban yang tak melawan. Aksi itu menuai kecaman luas dari warganet, yang menilai peristiwa tersebut mencoreng nama baik dunia pendidikan dan gerakan Pramuka.

Baca Juga:  Viral, Kurs Dolar Anjlok ke Rp8.170, Prabowo Effect?

Menanggapi viralnya video tersebut, Polres Langkat bergerak cepat. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) berkoordinasi dengan Polsek Hinai dan Polsek Tanjungpura untuk mengidentifikasi para pelaku dan korban.

Tak sampai 24 jam, dua pelaku utama berinisial Ry (16) dan La (16), keduanya warga Tanjungpura, berhasil diamankan bersama seorang rekan lain yang turut berada di lokasi kejadian. Polisi juga membawa kedua korban serta sejumlah saksi ke Polres Langkat untuk dimintai keterangan.

Sabtu (25/10) sore, ruang Unit PPA Polres Langkat tampak sibuk. Pemeriksaan terhadap para pelaku, korban, dan saksi masih terus dilakukan.

Baca Juga:  Kadin Langkat dan BBPVP Medan Jalin Kerja Sama, Lahirkan Tenaga Kerja Vokasi Berkualitas

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo memastikan kasus ini akan ditangani secara profesional dan transparan.

“Kita sudah amankan pelaku dan korban untuk dimintai keterangan. Kasus ini tetap kita proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi cermin suram tentang meningkatnya kekerasan di kalangan remaja. Dari ejekan sepele di jalan, berujung pada pemukulan dan trauma mendalam bagi korban.

Masyarakat berharap, kasus ini menjadi pelajaran penting agar seragam Pramuka, yang sejatinya simbol disiplin dan persaudaraan, tak lagi ternoda oleh amarah yang tak terkendali.

Hingga berita ini diturunkan, pemeriksaan terhadap seluruh pihak masih berlangsung. Polisi tengah mendalami motif serta peran masing-masing pelaku dalam insiden yang kini menjadi perhatian publik nasional.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LAWAN Institute Sumut Minta KPK Awasi Proyek Jalan Nasional di Langkat
Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa
HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:28 WIB

LAWAN Institute Sumut Minta KPK Awasi Proyek Jalan Nasional di Langkat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa

Terbaru