Jakarta, Langkatoday.com – Influencer Irenna Kristyn menjadi sorotan publik setelah unggahannya di Instagram yang menyinggung seruan “turunkan biaya hidup” menuai kritik warganet. Pernyataannya dinilai tidak peka terhadap keresahan masyarakat di tengah tingginya biaya hidup.
Kontroversi tersebut berdampak pada karier Irenna. Samudra Management secara resmi mengumumkan pemberhentian Irenna dan pemutusan seluruh kerja sama dengannya secara sepihak.
Polemik bermula ketika Irenna menulis, “Gaya hidupku tinggi, makanya aku kerja keras, bukan repost spanduk ‘turunkan biaya hidup’.” Unggahan itu dianggap menyindir masyarakat dan sejumlah influencer yang membagikan seruan penurunan biaya hidup dari Greenpeace Indonesia di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kritik pun bermunculan di media sosial. Sejumlah warganet menilai pernyataan tersebut mengabaikan kesulitan ekonomi yang tengah dirasakan masyarakat.
Menanggapi polemik tersebut, Irenna menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf. Ia menjelaskan bahwa unggahan itu dibuat setelah dirinya membaca komentar yang dianggap berisi fitnah dan cacian terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Irenna mengaku telah menghapus unggahan tersebut sekitar 10 menit setelah dipublikasikan karena menyadari pemilihan kata-katanya tidak tepat. Ia juga mengakui bahwa penghapusan unggahan tidak serta-merta menghilangkan dampak yang telah ditimbulkan.
Sementara itu, Samudra Management menegaskan bahwa keputusan pemberhentian tersebut telah berlaku dan seluruh kerja sama dengan Irenna diputus. Manajemen juga menyatakan bahwa tindakan Irenna dalam polemik tersebut merupakan sikap pribadi dan tidak mewakili pandangan perusahaan.
Setelah kontroversi meluas, akun Instagram dan Threads Irenna diketahui dinonaktifkan. Ia kemudian kembali menyampaikan permohonan maaf melalui akun TikTok pribadinya.
Dalam klarifikasinya, Irenna berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara bijak. Ia juga meminta agar polemik yang terjadi tidak merambah ke ranah pribadi, terutama dengan melibatkan keluarganya yang tidak berkaitan langsung dengan permasalahan tersebut.
Di luar kontroversi ini, Irenna Kristyn Daiyana dikenal sebagai influencer yang membuat konten seputar gaya hidup, fesyen, kecantikan, dan ulasan produk. Ia juga pernah terlibat dalam kegiatan pengembangan UMKM di Yogyakarta melalui pelatihan branding dan strategi pemasaran produk.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa pernyataan di media sosial dapat memicu reaksi luas, terutama ketika menyangkut persoalan sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat.
View this post on Instagram
Editor : Fadli













Komentar