Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

- Kontributor

Senin, 21 September 2026 - 14:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Langkah Menteri Keuangan Suahasil Nazara memuji kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) baru-baru ini memunculkan tanda tanya.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menyoroti, sikap tersebut kontras dengan era Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang justru melakukan perombakan ratusan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan, termasuk Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan DJBC). Padahal Suahasil baru hitungan hari menjabat Menteri Keuangan pengganti Purbaya.

“Terbaca publik. Purbaya menyikat dan membersihkan jajaran Bea Cukai. Sementara Suahasil masuk langsung puja-puji Bea Cukai, ada apa nih?” kata Muslim kepada seperti dilansir dari RMOL, Senin, (21/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, Purbaya melakukan perombakan Dirjen bea Cukai pada 10 September dengan menyasar ratusan pejabat. Langkah tersebut kemudian menjadi perhatian setelah Dirjen Pajak Bimo Wijayanto dan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama meminta agar perombakan ditunda atau dibatalkan.

Sementara Suahasil setelah dilantik menyatakan akan mendalami perombakan di lingkungan DJBC yang dilakukan Purbaya dengan melihat proses pelantikan dan keputusan Menteri Keuangan yang menjadi dasar kebijakan tersebut.

Namun, Suahasil juga menyatakan penindakan terhadap kegiatan ilegal oleh Bea Cukai sudah kuat dan akan terus dilanjutkan. Ia turut mengapresiasi kinerja jajaran Bea Cukai di bawah kepemimpinan Djaka Budhi Utama.

Muslim menilai perbedaan sikap tersebut berpotensi memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat, terlebih pergantian Menkeu berlangsung secara mendadak.

“Publik tertentu bertanya dan heran. Terjadi anggapan di publik ada tekanan?” ujarnya.

Meski demikian, Muslim mengakui rumor yang berkembang belum tentu mencerminkan alasan sebenarnya di balik pergantian Menteri Keuangan.

“Terlepas dari apa pun rumor yang berkembang di publik. Apakah benar pergantian Purbaya yang mendadak itu semata karena soal Bea Cukai saja atau ada hal lain?” katanya.

Muslim juga mempertanyakan sikap Suahasil terhadap Bea Cukai setelah menggantikan Purbaya.

“Atau puja-puji Suahasil terhadap Bea Cukai itu karena semata ABS (asal bapak senang)? Atau apa?” ujarnya.

Di sisi lain, Purbaya menyatakan pergantian Menteri Keuangan merupakan hak prerogatif Presiden. Sementara Suahasil menegaskan akan melanjutkan koordinasi dan mendalami berbagai kebijakan yang telah berjalan di Kementerian Keuangan.

Bagi Muslim, terlepas dari penjelasan resmi pemerintah maupun rumor yang berkembang, pergantian Purbaya dan arah kebijakan Suahasil terhadap DJBC tetap layak dicermati publik.

“Tentunya semua terpulang ke publik mencermati dan memahaminya,” tandas Muslim.

Editor : Fadli

Sumber Berita: RMOL

Ikuti WhatsApp Channel Langkatoday Follow

Berita Terkait

Mulai 2027, Dosen PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu, Seleksi Dosen PNS Dibuka November 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen pada Triwulan III 20c.26
Momen Jokowi Perlihatkan Ijazah S1 UGM di Sidang, Roy Suryo Tertawa
Wartawan Senior Bongkar Dugaan Ketum Partai Terlibat Penyadapan Presiden, Dikenal Dekat dengan Solo
Rocky Gerung Berpantun “Tukang Kayu Sebentar Lagi Jadi Tahanan”
Jokowi-Gibran Disebut Jadi Dalang di Balik Dugaan Makar Penyadapan Prabowo
Alat Sadap Listyo Lebih Canggih dari Milik TNI, Ini Penjelasan Mantan Kepala BAIS
Listyo Sigit cs Sadap Presiden Prabowo, Gerindra: Pengkhianat!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 16:46 WIB

Mulai 2027, Dosen PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu, Seleksi Dosen PNS Dibuka November 2026

Kamis, 5 November 2026 - 15:19 WIB

Momen Jokowi Perlihatkan Ijazah S1 UGM di Sidang, Roy Suryo Tertawa

Kamis, 5 November 2026 - 15:03 WIB

Wartawan Senior Bongkar Dugaan Ketum Partai Terlibat Penyadapan Presiden, Dikenal Dekat dengan Solo

Kamis, 5 November 2026 - 09:29 WIB

Rocky Gerung Berpantun “Tukang Kayu Sebentar Lagi Jadi Tahanan”

Kamis, 5 November 2026 - 09:22 WIB

Jokowi-Gibran Disebut Jadi Dalang di Balik Dugaan Makar Penyadapan Prabowo

Terbaru

Chat via WhatsApp