Menkeu Purbaya: Penunggak Pajak Rp60 Triliun Akan Dipaksa Bayar dalam Sepekan

- Kontributor

Rabu, 24 September 2025 - 12:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday – Pemerintah bergerak cepat memburu 200 pengemplang pajak besar yang sudah lama menunggak. Nilainya tidak main-main, mencapai Rp60 triliun.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan langkah tegas akan dilakukan dalam waktu dekat. Ia memastikan dalam sepekan ini para penunggak pajak tersebut tidak bisa lagi menghindar.

“Kalau saya bilang kemarin itu yang nggak bayar pajaknya ada Rp60 triliun, penunggaknya ada 200, dan itu sudah inkrah. Dalam waktu seminggu akan saya paksa bayar,” tegas Purbaya di Gedung DPR RI, Selasa (23/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, langkah ini menjadi bentuk keadilan bagi masyarakat yang sudah taat membayar pajak. Purbaya juga menegaskan bahwa rakyat kecil tidak perlu khawatir, karena pemerintah tidak akan mengganggu wajib pajak yang patuh.

“Yang jelas gini, kita melakukan fair treatment. Kalau sudah bayar pajak, jangan diganggu sama sekali. Dan nggak ada lagi cerita pegawai pajak meras-meras itu,” katanya.

Purbaya menambahkan, pemerintah juga akan membuka kanal pengaduan khusus untuk melindungi masyarakat dari praktik nakal oknum pajak. “Nanti saya akan buka channel khusus untuk pengaduan masalah itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Purbaya telah menyampaikan bahwa daftar nama 200 penunggak pajak tersebut sudah ada di tangannya. Mereka adalah wajib pajak besar yang sebelumnya terlibat sengketa, namun sudah diputus inkrah di pengadilan.

“Kita punya list 200 penunggak pajak besar. Itu yang sudah inkrah, nilainya sekitar Rp50-60 triliun. Dalam waktu dekat akan kita tagih, dan mereka nggak akan bisa lari,” tandasnya.

Ikuti WhatsApp Channel Langkatoday Follow

Berita Terkait

Mulai 2027, Dosen PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu, Seleksi Dosen PNS Dibuka November 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen pada Triwulan III 20c.26
Momen Jokowi Perlihatkan Ijazah S1 UGM di Sidang, Roy Suryo Tertawa
Wartawan Senior Bongkar Dugaan Ketum Partai Terlibat Penyadapan Presiden, Dikenal Dekat dengan Solo
Rocky Gerung Berpantun “Tukang Kayu Sebentar Lagi Jadi Tahanan”
Jokowi-Gibran Disebut Jadi Dalang di Balik Dugaan Makar Penyadapan Prabowo
Alat Sadap Listyo Lebih Canggih dari Milik TNI, Ini Penjelasan Mantan Kepala BAIS
Listyo Sigit cs Sadap Presiden Prabowo, Gerindra: Pengkhianat!

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 16:46 WIB

Mulai 2027, Dosen PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu, Seleksi Dosen PNS Dibuka November 2026

Kamis, 5 November 2026 - 15:19 WIB

Momen Jokowi Perlihatkan Ijazah S1 UGM di Sidang, Roy Suryo Tertawa

Kamis, 5 November 2026 - 15:03 WIB

Wartawan Senior Bongkar Dugaan Ketum Partai Terlibat Penyadapan Presiden, Dikenal Dekat dengan Solo

Kamis, 5 November 2026 - 09:29 WIB

Rocky Gerung Berpantun “Tukang Kayu Sebentar Lagi Jadi Tahanan”

Kamis, 5 November 2026 - 09:22 WIB

Jokowi-Gibran Disebut Jadi Dalang di Balik Dugaan Makar Penyadapan Prabowo

Terbaru

Chat via WhatsApp