Aliansi Warga Kwala Air Hitam Ultimatum Pemkab Langkat: 15 November Jalan Harus Diaspal

- Kontributor

Minggu, 8 November 2026 - 08:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

STABAT, Langkatoday.com – Kesabaran masyarakat Desa Kwala Air Hitam, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, terhadap kondisi jalan rusak yang telah berlangsung puluhan tahun tampaknya mulai mencapai batas.

Aliansi Masyarakat Bersama Masjid dan Musala se-Desa Kwala Air Hitam kini memberikan ultimatum kepada Pemerintah Kabupaten Langkat agar segera merealisasikan perbaikan jalan paling lambat 15 November 2026.

Koordinator Aksi, Didi Gunawan, mengatakan masyarakat sudah terlalu lama menantikan perbaikan infrastruktur tersebut. Ia berharap pemerintah daerah tidak lagi membiarkan persoalan jalan rusak berlarut-larut tanpa kepastian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap Pemkab Langkat segera mengambil langkah nyata. Masyarakat hanya meminta haknya, yakni jalan yang layak dan bisa digunakan dengan baik. Kami memberikan batas waktu sampai 15 November 2026,” ujar Didi, Sabtu (7/11).

Senada dengan itu, perwakilan aliansi, Khilman, menegaskan masyarakat bersama aliansi akan mengambil langkah pemblokiran akses jalan masuk dan keluar Desa Kwala Air Hitam apabila hingga batas waktu tersebut belum ada realisasi pengaspalan.

“Kami tidak ingin hanya diberikan janji. Masyarakat membutuhkan bukti nyata. Jika sampai 15 November jalan tidak juga diaspal, kami akan melakukan pemblokiran akses jalan masuk dan keluar Desa Kwala Air Hitam,” tegas Khilman.

Persoalan ini bukan kali pertama disuarakan warga. Sebelumnya, Selasa (19/5), ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masjid dan Musala juga menggelar aksi damai menuntut pengaspalan jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer.

Dalam aksi tersebut, Bupati Langkat Syah Afandin turun langsung menemui masyarakat dan menyampaikan bahwa pembangunan jalan telah masuk dalam penganggaran pemerintah daerah serta ditargetkan terealisasi pada 2026.

Namun, hingga Sabtu (7/11), masyarakat masih mempertanyakan kepastian waktu pengerjaan. Sebelumnya, warga mengaku mendapat informasi bahwa perbaikan dijadwalkan pada akhir Oktober 2026, tetapi pekerjaan belum terlihat dimulai.

Keluhan warga juga berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan. Irul, salah seorang warga, menyebut sedikitnya tiga orang telah terjatuh akibat kondisi jalan berlubang. Bahkan, istri dan anaknya turut menjadi korban saat melintas menggunakan sepeda motor.

Selain menyebabkan kerusakan kendaraan, insiden tersebut mengakibatkan istri dan anaknya mengalami luka pada bagian kaki, tangan, dan sikum

Kondisi jalan semakin menyulitkan ketika musim hujan karena permukaannya berlumpur dan licin. Sebaliknya, saat musim kemarau, debu tebal menjadi keluhan masyarakat.

Warga juga menyoroti kendaraan truk pengangkut galian C yang diduga melintas melebihi kapasitas tonase. Aktivitas kendaraan bertonase berat tersebut dinilai turut mempercepat kerusakan jalan.

Sementara itu, pemerintah daerah sebelumnya menyampaikan rencana pengusulan anggaran perbaikan melalui dana Transfer ke Daerah (TKD).

Kini, dengan tenggat waktu yang tinggal beberapa hari, masyarakat menunggu realisasi dari pernyataan pemerintah sebelumnya.

Editor : Fadli

Ikuti WhatsApp Channel Langkatoday Follow

Berita Terkait

Mulai 2027, Dosen PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu, Seleksi Dosen PNS Dibuka November 2026
Sudah Pakai Aplikasi SIGNAL, Warga Masih Diminta Print Dokumen di Samsat Stabat
MTQ ke-59 Langkat Digelar di Delapan Lokasi, Ini Rincian Tempat Perlombaannya
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen pada Triwulan III 20c.26
Kasus Penyadapan Ilegal Mengguncang Polri, SMI: Usut Siapa Pengendali dan Penerima Hasil Sadapan!
MANFEST UINSU 2026 Tuai Kontroversi, Dekan FEBI Akui Pengawasan Belum Maksimal dan Siapkan Evaluasi
MTQ ke-59 Langkat Resmi Dibuka, Diikuti 883 Peserta
Konser MANFEST di Kampus UINSU Tuntungan Tuai Kritik, Warganet Pertanyakan Identitas Kampus Islam

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 16:46 WIB

Mulai 2027, Dosen PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu, Seleksi Dosen PNS Dibuka November 2026

Minggu, 8 November 2026 - 08:10 WIB

Aliansi Warga Kwala Air Hitam Ultimatum Pemkab Langkat: 15 November Jalan Harus Diaspal

Sabtu, 7 November 2026 - 16:19 WIB

Sudah Pakai Aplikasi SIGNAL, Warga Masih Diminta Print Dokumen di Samsat Stabat

Sabtu, 7 November 2026 - 13:52 WIB

MTQ ke-59 Langkat Digelar di Delapan Lokasi, Ini Rincian Tempat Perlombaannya

Sabtu, 7 November 2026 - 03:35 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen pada Triwulan III 20c.26

Terbaru

Chat via WhatsApp