Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo

- Kontributor

Minggu, 6 September 2026 - 15:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

405 jiwa pengungsi erupsi Gunung Sinabung masih berada di Posko Pengungsian Jambur Arih Ersada, Desa Sukatepu./dok.BNPB/Polindo

405 jiwa pengungsi erupsi Gunung Sinabung masih berada di Posko Pengungsian Jambur Arih Ersada, Desa Sukatepu./dok.BNPB/Polindo

Karo, Langkatoday.com – Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung meningkat setelah erupsi pada 31 Agustus 2026. Hingga Jumat (4/9), sebanyak 208 kepala keluarga atau sekitar 650 jiwa tercatat mengungsi dari kawasan terdampak abu vulkanik.

Erupsi pada 31 Agustus pukul 12.00 WIB menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 3.500 meter di atas puncak.

Berdasarkan pemantauan visual dan instrumental, status aktivitas Sinabung dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) pada pukul 12.30 WIB.

Dampak erupsi dirasakan di Desa Ndokum Siroga, Kuta Tengah dan Payung. Warga Kuta Tengah sementara diarahkan mengungsi ke Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran.

Baca Juga:  Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur

BPBD Karo mencatat 405 jiwa masih berada di Posko Pengungsian Jambur Arih Ersada, Desa Sukatepu. Pemerintah daerah telah mengaktifkan dapur umum, menyalurkan masker, serta menyediakan air bersih dan sanitasi.

“Masyarakat diimbau keluar dari zona bahaya dan berpindah ke wilayah yang lebih aman,” kata BPBD Karo seperti dikutip dari laman resmi BNPB.

Abu vulkanik juga berdampak pada lahan pertanian. Pendataan kerusakan masih dilakukan, sementara TNI dan Polri melakukan patroli di kawasan terlarang, termasuk Danau Lau Kawar.

Penyiraman jalan di pusat Kota Berastagi juga dilakukan untuk mengurangi debu.

Baca Juga:  Gunung Sinabung Kembali Terpantau Kepulkan Asap Tebal, Warga Diminta Tetap Waspada

Aktivitas pendidikan turut disesuaikan. SD Negeri 040475 Tiga Serangkai melaksanakan pembelajaran di posko pengungsian, sedangkan pelajar SMP mendapat layanan antar-jemput dari Satpol PP. Desa Payung ditetapkan dalam kondisi siaga dan dapat dievakuasi sewaktu-waktu.

PVMBG merekomendasikan masyarakat tidak beraktivitas di desa-desa yang telah direlokasi, radius 3 kilometer dari puncak, serta radius sektoral 6 kilometer ke arah selatan-tenggara.

Warga yang berada di sekitar alur sungai berhulu di Gunung Sinabung juga diminta mewaspadai potensi lahar.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas.

Editor : Fadli

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan, Anak Krakatau Paling Berdampak
Nelayan Terjebak Hujan Material Erupsi Anak Krakatau, Panik Sambil Bertakbir
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Sejumlah Wilayah, Ini 9 Langkah yang Perlu Dilakukan Warga
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Pastikan Penerbangan Soekarno-Hatta Tetap Aman
Listrik Padam 4 Jam, Pelayanan Samsat Stabat Terganggu, Genset Malah Rusak
10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepahaman, Sumut Jadi Koordinator Sinergi Pembangunan
Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor Lagi, Bus Pariwisata Diminta Cari Jalur Lain
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan, Anak Krakatau Paling Berdampak

Minggu, 6 September 2026 - 15:55 WIB

Nelayan Terjebak Hujan Material Erupsi Anak Krakatau, Panik Sambil Bertakbir

Minggu, 6 September 2026 - 15:07 WIB

Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo

Minggu, 6 September 2026 - 10:31 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Sejumlah Wilayah, Ini 9 Langkah yang Perlu Dilakukan Warga

Sabtu, 5 September 2026 - 12:10 WIB

Listrik Padam 4 Jam, Pelayanan Samsat Stabat Terganggu, Genset Malah Rusak

Berita Terbaru

Suasana Kerja di Jepang – Photo by Toriqa Media

Internasional

Upah Minimum Jepang Naik 5 Persen, Rata-rata Capai Rp132 Ribu per Jam

Minggu, 6 Sep 2026 - 16:37 WIB

405 jiwa pengungsi erupsi Gunung Sinabung masih berada di Posko Pengungsian Jambur Arih Ersada, Desa Sukatepu./dok.BNPB/Polindo

Peristiwa

Erupsi Sinabung, 208 KK atau 650 Jiwa Mengungsi di Karo

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:07 WIB