Presiden Prabowo Akan Bangun Penjara Khusus Koruptor Dikelilingi Ikan Hiu

- Kontributor

Jumat, 14 Maret 2025 - 10:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA (Langkatoday) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi di Indonesia, termasuk salah satunya dengan wacana memenjarakan para pelaku tindak pidana korupsi di pulau terpencil yang dikelilingi ikan hiu.

Prabowo menyoroti dampak buruk korupsi yang dilakukan oleh oknum pejabat di tingkat pusat maupun daerah, serta pihak swasta yang terlibat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, praktik korupsi telah menyebabkan berbagai profesi, termasuk guru, perawat, dan petani, mengalami kesulitan dalam mencapai kesejahteraan.

“Anak orang miskin tidak boleh terus miskin. Dia harus bangkit, dan kita harus bantu orang tuanya,” tekan presiden berusia 73 tahun itu dalam acara Peluncuran Mekanisme Baru Tunjangan Guru ASN Daerah Langsung ke Rekening Guru yang digelar di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Kamis (13/3), seperti dikutip Bloomberg Technoz.

Untuk memberikan efek jera, Prabowo mendorong aparat penegak hukum agar menempatkan para koruptor di lokasi khusus yang tidak memungkinkan mereka melarikan diri.

Ia mengusulkan pembangunan penjara yang sangat kokoh di pulau terpencil, bahkan memastikan agar tahanan tidak bisa keluar, terutama pada malam hari.

“Kita akan usir mereka dari bumi Indonesia kalau perlu. Saya juga akan siapkan dana untuk membangun penjara di tempat terpencil, dan mereka tidak bisa keluar. Kita akan cari pulau, kalau mereka keluar, biar ketemu hiu,” kata Kepala Negara.

Presiden juga menegaskan kesiapannya menghadapi segala risiko dalam upaya pemberantasan korupsi, termasuk jika harus mengorbankan nyawanya.

“Saya tidak akan mundur menghadapi koruptor. Mereka harus mengerti bahwa saya siap mati untuk bangsa dan negara ini. Mafia mana pun saya tidak takut,” tuturnya.

Menurut Prabowo, negara dengan tingkat korupsi tinggi cenderung terjerumus dalam kemiskinan. Ia menilai, praktik tersebut tidak hanya merugikan masyarakat luas, tetapi juga berpotensi menghancurkan suatu negara.

“Tidak ada negara yang korupsi gila-gilaan bisa kaya, tidak ada. Korupsi itu jalan menuju kehancuran. Saya tidak akan mundur menghadapi koruptor,” ujarnya.

Ikuti WhatsApp Channel Langkatoday Follow

Berita Terkait

Kades Pasar Rawa Gebang HM Minta Maaf, Wirdatul Akmal Resmi Cabut Laporan
KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Uang Tunai Disita
MA Nyatakan Suket Gibran Tidak Sah, Denny Indrayana: Mas Gibran Mundur Deh
Yaqub Menyesal Beri Rp1 Miliar ke Ondim: Istri Sedang Hamil, Ibu Meninggal Saat Saya Ditangkap
KPK Periksa Tiga Pejabat Disdik dan Kades Ara Condong Terkait Kasus Syah Afandin
KPK Buka Peluang Usut Keterkaitan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Jalan Sumut
Syah Afandin Akui Terima Fee Proyek, KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp1 Miliar
Ondim Tersenyum Saat Tiba di PN Medan, Jadi Saksi Sidang Dugaan Suap

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:52 WIB

Kades Pasar Rawa Gebang HM Minta Maaf, Wirdatul Akmal Resmi Cabut Laporan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:23 WIB

KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Uang Tunai Disita

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:10 WIB

MA Nyatakan Suket Gibran Tidak Sah, Denny Indrayana: Mas Gibran Mundur Deh

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Yaqub Menyesal Beri Rp1 Miliar ke Ondim: Istri Sedang Hamil, Ibu Meninggal Saat Saya Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:19 WIB

KPK Periksa Tiga Pejabat Disdik dan Kades Ara Condong Terkait Kasus Syah Afandin

Terbaru

Chat via WhatsApp