Dosen IKH Medan Laksanakan SWAMEDIKASI di SMK Yaspi Labuhan Deli

- Pewarta

Sabtu, 10 Februari 2024 - 09:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

MEDAN (Langkatoday) – Dosen dan mahasiswa Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Medan laksanakan program Tri Dharma Perguruan Tinggi di SMK Yaspi Labuhan Deli Medan, Rabu (07/02/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Tri Dharma Perguruan Tinggi ini berupa Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Selain pendidikan dan penelitian, kegiatan PkM merupakan kegiatan yang dilakukan di tengah-tengah masyarakat.

Diharapkan melalui kegiatan ini, dosen dapat mengimplementasikan ilmunya dan mengedukasi masyarakat sesuai dengan bidang ilmu yang telah didapatkan.

Kegiatan PkM ini dilaksanakan di SMK Yaspi Labuhan Deli Medan beralamat. Jl. Kom.Laut Yos Sudarso Km. 16,8 Medan, Sumatera Utara.

Kegiatan ini bertema “Swamedikasi Pemanfaatan Jahe Merah dan Daun Sereh Wangi Sebagai Aroma Terapi di Sekolah Perguruan Yaspi Medan Labuhan”.

Baca Juga:  Wujudkan Sarjana Hanya 2 Tahun, Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Buka Jalur RPL untuk TA 2026/2027

Prinsip utama kegiatan yang disampaikan adalah memberikan edukasi tentang pemanfaatan tanaman herbal dari jahe merah dan daun sereh wangi sebagai aroma terapi didukung dengan media video pada siswa/siswi di SMK Yaspi Labuhan Deli, Sumatera Utara.

Kegiatan ini dilatar belakangi Pelatihan pembuatan sediaan farmasi dengan menggunakan bahan berasal dari tumbuhan jahe merah (Zingiber officinale Roscoe) dan daun sereh wangi (Cymbophogon nardus (L ).

Tanaman sereh wangi memiliki manfaat obat yang bersifat analgesik dan dimanfaatkan di seluruh Indonesia.

Sereh wangi juga sudah diolah untuk diambil minyak atsirinya untuk berbagai keperluan aromaterapi, minyak gosok untuk mengurangi nyeri serta melancarkan peredaran darah.

Baca Juga:  Sosialisasikan Gaya Hidup Sehat, Dosen dan Mahasiswa IKH Medan Lakukan Pengabdian Masyarakat di LPKA Kelas 1 Medan

Pada tanaman jahe telah lama di kenal dan tumbuh baik di Indonesia. Jahe merupakan salah satu rempah-rempah penting.

Rimpangnya sangat luas dipakai, antara lain sebagai bumbu masak, pemberi aroma dan rasa pada makanan seperti roti, kue, biskuit, kembang gula dan berbagai minuman jahe juga digunakan dalam industri obat, minyak wangi, dan jamu tradisional.

Turut hadir dalam kesempatan ini yakni Apt. Adek Chan, S.Si., M.Si selaku ketua dan ditemani oleh beberapa anggota diantaranya Apt.Vivi Eulis Diana, S.Si., M.Si., Apt Hafizhatul Abadi, S.Farm., M.Kes., Ragil Aginta Tarigan dan Jamil Fuadi.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Greenpeace di Bundaran HI Viral, Pencarian di Google Melonjak hingga 5.000 Persen
LAWAN Institute Sumut Minta KPK Awasi Proyek Jalan Nasional di Langkat
Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa
HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Aksi Greenpeace di Bundaran HI Viral, Pencarian di Google Melonjak hingga 5.000 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:28 WIB

LAWAN Institute Sumut Minta KPK Awasi Proyek Jalan Nasional di Langkat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub

Terbaru