Pernyataan Wakil Bupati Deli Serdang Picu Kontroversi, Al-Washliyah Bereaksi Keras

- Pewarta

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

DELI SERDANG (Langkatoday) – Pernyataan Wakil Bupati Deli Serdang, Lomlom Suwondo, yang menyebut Kabupaten Deli Serdang sebagai “Kabupaten Nahdliyin” saat menghadapi aksi unjuk rasa dari massa Al-Washliyah menuai kontroversi dan reaksi keras dari berbagai pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi unjuk rasa yang berlangsung pada Senin (26/5) di depan Kantor Bupati Deli Serdang dipicu oleh sengketa lahan antara Pemkab Deli Serdang dan Al-Washliyah. Dalam video yang beredar luas di media sosial, Lomlom terlihat menyatakan, “Ini adalah Kabupaten Nahdliyin, saudara-saudara, kalau saudara adalah Al-Washliyah, silakan baca ini Kabupaten Nahdliyin.”

Pernyataan tersebut dianggap provokatif dan berpotensi memecah belah umat oleh Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Kota Pematangsiantar, M. Ishak Hutasuhut. Ia menilai ucapan Wakil Bupati tidak mencerminkan sikap arif seorang kepala daerah dan dapat menimbulkan ketegangan antar-ormas Islam.

Baca Juga:  Baznas Langkat Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Tanjung Pura, Dana Zakat ASN Kembali Dirasakan Masyarakat

Wakil Ketua DPRD Deli Serdang, Kuzu Serasi Wilson Tarigan, juga mengkritik pernyataan tersebut. Ia menilai bahwa pernyataan Lomlom dapat menimbulkan konflik horizontal dan mendesak Bupati Deli Serdang untuk segera melakukan klarifikasi dan meminta maaf atas pernyataan tersebut.

Menanggapi kontroversi ini, anggota Fraksi PKS DPRD Sumut, Dedi Iskandar, meminta Wakil Bupati Lomlom Suwondo untuk memberikan klarifikasi. Dedi menekankan pentingnya sikap netral seorang pemimpin daerah dalam menghadapi persoalan yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga:  Warga Sambirejo Curhat Soal Jalan Rusak, Bupati Langkat Siapkan Anggaran Rp31 Miliar

Sementara itu, Tokoh Pemuda Sumatera Utara, Abdul Rahman, mengajak masyarakat untuk melihat pernyataan Wakil Bupati secara utuh. Ia menyebut bahwa Lomlom adalah kader Al-Washliyah dan pernyataannya tidak bermaksud memprovokasi, melainkan menekankan pentingnya sikap beradab dalam menyampaikan aspirasi.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Bupati Deli Serdang terkait polemik ini. Namun, berbagai pihak berharap agar situasi dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah demi menjaga persatuan umat di Kabupaten Deli Serdang.

View this post on Instagram

A post shared by Langkatoday.com (@langkatodaycom)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa
HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Terbaru