Dosen Institut Kesehatan Helvetia Edukasi Warga Langkat Manfaatkan Teknologi Digital untuk Akses Layanan Kesehatan

- Kontributor

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Stabat, Langkatoday.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia Medan menggelar edukasi tentang pemanfaatan teknologi digital untuk mempermudah akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Desa Sidorejo, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, Senin (15/6).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya mendukung transformasi digital di sektor kesehatan serta meningkatkan literasi digital masyarakat.

Tim pengabdian dipimpin Sri Agustina Meliala, SKM., MKM, dengan anggota dr. Erik Winarno, M.Kes, dr. Arief Hidayat Guci, MKM, serta mahasiswa Sartika Damai Putri Gulo dan Viona Marifah Boang Manalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai berbagai layanan kesehatan berbasis digital yang kini dapat dimanfaatkan untuk memperoleh pelayanan secara lebih mudah, cepat, efektif, dan efisien.

Baca Juga:  Dokter Muda Ini Sentil Plt Bupati Langkat Soal Jalan Rusak dan ISPA

Materi yang disampaikan meliputi penggunaan aplikasi Mobile JKN, SATUSEHAT Mobile, layanan telemedicine, sistem pendaftaran pelayanan kesehatan secara daring, hingga pentingnya menjaga keamanan data pribadi saat menggunakan layanan digital.

Ketua tim pengabdian, Sri Agustina Meliala, mengatakan perkembangan teknologi di bidang kesehatan harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkannya.

“Saat ini berbagai layanan kesehatan telah tersedia secara digital. Namun masih banyak masyarakat yang belum memahami cara memanfaatkannya secara optimal. Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin percaya diri menggunakan layanan kesehatan digital sehingga akses terhadap pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyuluhan, diskusi, tanya jawab, hingga praktik langsung penggunaan aplikasi kesehatan digital.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai cara menggunakan aplikasi kesehatan, proses pendaftaran layanan secara online, hingga memperoleh informasi kesehatan yang benar dan dapat dipercaya.

Baca Juga:  Fakta-fakta RI Darurat Judol, Hampir 100 Orang Dirawat Inap di RSCM

Selain memperkenalkan teknologi digital, tim pengabdian juga mengedukasi masyarakat agar lebih bijak menggunakan media digital, termasuk kemampuan membedakan informasi kesehatan yang valid dengan informasi palsu atau hoaks yang banyak beredar di media sosial.

Pemerintah Desa Sidorejo mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu meningkatkan wawasan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital di bidang kesehatan. Dukungan pemerintah desa juga dinilai menjadi salah satu faktor yang mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.

Melalui kegiatan ini, Institut Kesehatan Helvetia Medan menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.

Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin siap menghadapi era digital sekaligus mampu memanfaatkan berbagai inovasi layanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kualitas Udara Stabat Membaik, Warga Bisa Kembali Nikmati Kopi Santai di Warkop
Dokter Muda Ini Sentil Plt Bupati Langkat Soal Jalan Rusak dan ISPA
Mahasiswa Ekonomi Islam UIN Sumut Tembus Publikasi Scopus, Hasilkan 14 Artikel
AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah
Kualitas Udara Stabat Masuk Kategori Tidak Sehat, AQI Tembus 108
Prodi Pendidikan IPS STKIP Al Maksum Raih Akreditasi Unggul
Mahasiswi USU Asal Langsa Meninggal, Isu Perundungan Masih Dalam Penelusuran
Riset: Pria Dianjurkan Rutin Bertemu Teman untuk Menjaga Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:56 WIB

Dokter Muda Ini Sentil Plt Bupati Langkat Soal Jalan Rusak dan ISPA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Mahasiswa Ekonomi Islam UIN Sumut Tembus Publikasi Scopus, Hasilkan 14 Artikel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:39 WIB

AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Kualitas Udara Stabat Masuk Kategori Tidak Sehat, AQI Tembus 108

Rabu, 30 September 2026 - 17:56 WIB

Prodi Pendidikan IPS STKIP Al Maksum Raih Akreditasi Unggul

Terbaru

Langkat Terkini

Plt Bupati Langkat Serahkan Penghargaan kepada 19 ASN Purnabakti

Senin, 26 Okt 2026 - 16:55 WIB