Tahlilan Malam Ke-5 H. M. Nur Abu Bakar di Binjai Dipenuhi Warga, Ini Pesan Habib Ahmad

- Pewarta

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Binjai, Langkatoday.com – Ribuan warga dari berbagai daerah memadati kediaman keluarga besar almarhum H. Muhammad Nur Abu Bakar bin Abubakar Budiman di Jalan Sisingamangaraja No. 80, Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Binjai, Kamis malam (11/6), untuk menghadiri rangkaian Yasin, Tahlil, Dzikir dan Doa Malam ke-5 wafatnya tokoh masyarakat Sumatera Utara tersebut.

Kegiatan yang berlangsung khidmat itu diisi dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, dzikir bersama, serta tausiyah agama yang disampaikan oleh Habib Ahmad bin Idrus Al Madihij, pimpinan Majelis Ta’lim Darus Sholihin Binjai. Sementara rangkaian dzikir dan tahlil dipimpin oleh Tgk. H. Umar Rafsanjani, Lc., MA (Abi Umar).

Sejak usai Salat Isya, masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, kerabat, sahabat, hingga para santri terus berdatangan untuk mendoakan almarhum serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam tausiyahnya, Habib Ahmad bin Idrus Al Madihij mengajak jamaah untuk menjadikan wafatnya seseorang sebagai momentum introspeksi diri dan pengingat bahwa setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT.

Menurutnya, salah satu ciri orang yang cerdas adalah mereka yang senantiasa mengingat kematian dan mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan akhirat.

Baca Juga:  Malam Ke-7 Wafat H. M. Nur Abu Bakar, Habib Hayqal Ajak Jamaah Tinggalkan Jejak Kebaikan

“Orang yang paling cerdas bukanlah yang paling tinggi ilmunya atau paling banyak hartanya, tetapi mereka yang paling banyak mengingat kematian dan mempersiapkan diri untuk kehidupan setelahnya,” ujar Habib Ahmad di hadapan jamaah.

Pesan tersebut sejalan dengan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah:

“Orang yang paling cerdas adalah yang paling banyak mengingat kematian dan paling baik persiapannya untuk kehidupan setelah mati.” (HR. Ibnu Majah)

Selain mengingatkan tentang kematian, Habib Ahmad juga menekankan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua, baik ketika masih hidup maupun setelah wafat.

Ia menjelaskan bahwa salah satu bentuk bakti yang tetap dapat dilakukan setelah orang tua meninggal dunia adalah dengan menjaga hubungan silaturahmi dengan keluarga, sahabat, dan kerabat yang memiliki hubungan baik dengan orang tua semasa hidupnya.

“Jangan putus hubungan dengan sahabat dan kerabat orang tua kita. Menyambung silaturahmi dengan mereka termasuk bentuk bakti yang sangat dianjurkan dalam Islam,” katanya.

Pesan tersebut merujuk pada hadis Rasulullah SAW:

“Sesungguhnya di antara bentuk bakti yang paling utama adalah seseorang menyambung hubungan dengan sahabat ayahnya setelah ayahnya meninggal dunia.” (HR. Muslim)

Habib Ahmad juga mengingatkan jamaah agar senantiasa mendoakan kedua orang tua yang telah wafat karena doa anak saleh merupakan salah satu amalan yang terus mengalir pahalanya.

Baca Juga:  Ngaku Zuriat Kesultanan, Seorang Pria Maki Jurnalis Langkatoday

Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

“Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)

Sementara itu, suasana haru terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak jamaah yang turut mengenang sosok almarhum H. Muhammad Nur Abu Bakar yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan.

Keluarga besar almarhum menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir serta mendoakan almarhum.

Mereka berharap seluruh doa yang dipanjatkan menjadi amal kebaikan dan Allah SWT menerima segala amal ibadah almarhum serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Ali Imran ayat 185:

“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu.”

Melalui momentum tahlilan malam ke-5 ini, keluarga berharap pesan-pesan tentang pentingnya berbakti kepada orang tua, menjaga silaturahmi, serta selalu mengingat kematian dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat yang hadir.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Respons Aspirasi Warga, Pemkab Langkat Pastikan Perbaikan Jalan di Kecamatan Binjai Masuki Tahapan Tender
Tiorita Dorong Perbaikan Tanggul Paya Bunder, Tim Provinsi Turun Survei
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB