www.domainesia.com
Hukum

Diskotek Blue Night Langkat Disebut Sarang Narkoba Terbesar, Mahasiswa Geruduk Gubsu dan Polda Sumut!

Tim Langkatoday
711
×

Diskotek Blue Night Langkat Disebut Sarang Narkoba Terbesar, Mahasiswa Geruduk Gubsu dan Polda Sumut!

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Medan, Langkatoday.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Sumatera Utara menggelar aksi besar-besaran dengan menggeruduk Kantor Gubernur Sumatera Utara hingga Polda Sumut, Senin (9/2).

Aksi tersebut berlangsung panas. Massa mahasiswa datang membawa pengeras suara, spanduk tuntutan, bahkan sempat menggoyang pagar Kantor Gubernur Sumut sebagai bentuk protes keras terhadap pemerintah yang dinilai lamban bertindak.

Dalam aksi itu, BEM SI Kerakyatan Sumut mendesak Gubernur Sumut Bobby Nasution agar segera memerintahkan penutupan permanen sekaligus pembongkaran tempat hiburan malam Diskotek Blue Night di Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat.

Mahasiswa menyebut diskotek tersebut diduga kuat beroperasi tanpa izin resmi, bahkan izinnya disebut telah dicabut.

Yang lebih mengkhawatirkan, Blue Night dituding menjadi salah satu titik rawan peredaran narkoba terbesar di Kabupaten Langkat.

Hal itu ditegaskan Koordinator Aksi, Ilham, dalam orasinya.

“Kami mendesak Gubsu agar bersikap tegas dan tidak ragu menertibkan serta merobohkan bangunan yang melanggar peraturan daerah dan peraturan perundang-undangan, demi menyelamatkan masyarakat dan generasi muda,” tegas Ilham.

Ilham menilai, Pemprov Sumut dan Pemkab Langkat tidak boleh hanya sibuk rapat koordinasi tanpa tindakan nyata.

“Pemprovsu dan Pemkab Langkat harus bersinergi secara nyata, bukan hanya di meja rapat. Kami meminta Satpol PP Pemprovsu segera menindaklanjuti Surat Peringatan ke-III dan melakukan penertiban sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

Disambut Pejabat, Mahasiswa Diajak Dialog

Usai menyampaikan tuntutan di depan pintu masuk Kantor Gubernur Sumut, massa akhirnya disambut beberapa pejabat dari Dinas Perizinan Sumut, Satpol PP, serta dinas terkait lainnya untuk melakukan dialog.

Namun mahasiswa menegaskan, dialog tanpa aksi nyata hanya akan menjadi formalitas, sementara aktivitas diskotek tetap berjalan dan ancaman narkoba terus menghantui generasi muda.

Lanjut Kepung Polda Sumut

Tak berhenti di Kantor Gubernur, massa BEM SI Kerakyatan Sumut kemudian bergeser ke Kantor Polda Sumatera Utara.

Di sana, mereka mendesak Kapolda Sumut agar segera melakukan penyelidikan mendalam hingga penangkapan bandar narkoba dan oknum-oknum yang diduga bermain di Diskotek Blue Night.

“Kami mendesak Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut untuk membuka secara transparan hasil penyelidikan dan penyidikan. Pastikan tidak ada tebang pilih dalam penegakan hukum,” ujar Ilham.

Tak hanya itu, mereka juga meminta Kapolda Sumut memeriksa pengelola, pemilik, hingga manajemen Blue Night atas dugaan keterlibatan maupun pembiaran dalam praktik peredaran narkotika.

BEM SI Kerakyatan Sumut menegaskan akan terus mengawal kasus tersebut sampai ada tindakan nyata dari pemerintah dan aparat penegak hukum.

“Kami akan terus mengawasi dan mengontrol setiap kebijakan pemerintah serta tindakan APH, sebagai tanggung jawab moral mahasiswa untuk menyelamatkan generasi bangsa,” pungkas Ilham.