Jakarta, Langkatoday.com – Gelombang demonstrasi mahasiswa kembali berlangsung di sejumlah daerah pada Senin (15/6), menyusul aksi serupa yang sebelumnya digelar di Jakarta, Yogyakarta, dan beberapa kota lainnya pada akhir pekan lalu.
Di Jakarta, aksi unjuk rasa digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, sekitar pukul 14.45 WIB.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah terkait kebijakan ekonomi, pendidikan, hingga isu demokrasi dan supremasi sipil.
BEM UBK menyampaikan enam tuntutan utama, yakni mendesak pemerintah menghentikan sementara dan mengevaluasi secara menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa Merah Putih, meninjau kembali Undang-Undang Kepolisian Republik Indonesia, menghentikan praktik militerisme dan menegakkan supremasi sipil, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional, memenuhi hak pendidikan yang inklusif dan terjangkau, serta meninjau ulang kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Dalam orasinya, para mahasiswa menilai peran mahasiswa sebagai kontrol sosial tetap penting untuk mengawal jalannya pemerintahan dan kebijakan publik.
“Prabowo dikelilingi oleh orang-orang yang ‘mantap pak’, ‘bagus pak’. Makanya kita di sini mahasiswa harus berfungsi sebagai agen perubahan,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Hingga kegiatan berakhir, demonstrasi berjalan tertib dan tidak dilaporkan adanya insiden yang mengganggu keamanan maupun ketertiban umum.
Rangkaian aksi mahasiswa di berbagai daerah menunjukkan masih kuatnya aspirasi publik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai perlu mendapat evaluasi dan pengawasan bersama.
View this post on Instagram
.png)





