Viral! Sister Hong Lombok Buka Suara: Saya Laki-Laki

- Kontributor

Minggu, 16 November 2025 - 13:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Foto: Sister Hong Lombok viral bernama Deni berasal dari Praya Timur, Lombok Tengah, dan akrab disapa Dea Lipa. (Foto: Facebook @Diana_Arkayanti

Foto: Sister Hong Lombok viral bernama Deni berasal dari Praya Timur, Lombok Tengah, dan akrab disapa Dea Lipa. (Foto: Facebook @Diana_Arkayanti

MATARAM, LANGKATODAY – Deni, yang belakangan viral dengan julukan “Sister Hong Lombok” akhirnya muncul ke publik dan menjelaskan identitas serta alasan di balik penampilannya yang feminin. Dalam konferensi pers di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (15/11), ia menegaskan bahwa dirinya adalah seorang pria dan penampilannya merupakan bentuk ekspresi pribadi.

Deni mengaku mengenakan pakaian perempuan, termasuk jilbab, sebagai wujud kekaguman dan cara mengekspresikan diri.

“Itu adalah bentuk ekspresi diri saya yang lahir dari kekaguman,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait foto dirinya yang tersebar mengenakan hijab, Deni tidak membantah. Ia mengakui pernah memakai busana perempuan muslim karena menganggap hijab melambangkan kelembutan dan keanggunan.

“Saya menyadari pernah menggunakan jilbab. Bagi saya, jilbab itu simbol kecantikan, kelembutan, dan kehormatan,” ungkapnya.

Namun setelah viral, Deni memilih untuk tidak lagi mengenakan hijab.

“Saya saat ini sudah melepas hijab. Saya tidak akan menggunakannya lagi,” tegasnya.

Ia tidak menjelaskan alasan detail mengenai perubahan sikap tersebut.

Korban Broken Home dan Perundungan Sejak Kecil

Dalam kesempatan yang sama, Deni membagikan kisah hidupnya yang penuh tantangan sejak kecil. Ia tumbuh dalam keluarga tidak utuh (broken home). Kedua orang tuanya bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI), membuat Deni harus dibesarkan oleh nenek dari pihak ibu.

“Sejak kecil saya tinggal bersama nenek dari pihak ibu, karena kedua orang tua saya bekerja sebagai tenaga migran,” katanya.

Deni juga mengungkap bahwa ia mengalami gangguan pendengaran sejak lahir. Kondisinya memburuk setelah ia mengalami kecelakaan pada usia 10 tahun.

“Sejak kecil saya hidup dengan keterbatasan pendengaran, yang semakin memburuk setelah kecelakaan ketika saya berusia sekitar 10 tahun,” tuturnya.

Keterbatasan fisik tersebut membuat Deni kerap menjadi korban perundungan di sekolah. Situasinya semakin berat ketika nenek yang merawatnya meninggal dunia saat ia duduk di kelas 6 SD.

Karena tekanan mental dan kurangnya dukungan, Deni hanya mampu menamatkan pendidikan hingga Sekolah Dasar.

“Saya hanya menamatkan pendidikan sampai Sekolah Dasar karena saat itu saya mengalami perundungan dan tidak memiliki dukungan untuk melanjutkan sekolah,” jelasnya.

Bangkit Lewat Dunia Make Up

Setelah putus sekolah dan kehilangan neneknya, Deni bertahan hidup secara mandiri. Ia kemudian menemukan dunia rias wajah (MUA) dan mempelajarinya secara otodidak melalui video YouTube.

Bagi Deni, profesi ini bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga ruang untuk mengekspresikan diri dan bangkit dari keterpurukan.

“Melalui pekerjaan MUA inilah saya merasa bisa berdiri di atas kaki saya sendiri, memenuhi kebutuhan hidup, dan perlahan memperoleh rasa percaya diri,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Uang Tunai Disita
Mobil Dinas RSUD Djoelham Binjai Diduga Menunggak Pajak, BPKPAD: Tidak Tercatat di Aset Pemko
Anggota Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Terduga Pelaku Ditangkap
Tega! Marbot Masjid di Lampung Cabuli Gadis Disabilitas 5 Kali di Gudang
Suyudi Sebut Bahagia Rangkap Jabatan Kapolri dan Kepala BNN
Ondim Tersenyum Saat Tiba di PN Medan, Jadi Saksi Sidang Dugaan Suap
Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Viral Potongan Live TikTok, Berlliana Lovell Merasa Direndahkan sebagai Perempuan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:23 WIB

KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Uang Tunai Disita

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Anggota Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Terduga Pelaku Ditangkap

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Tega! Marbot Masjid di Lampung Cabuli Gadis Disabilitas 5 Kali di Gudang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Suyudi Sebut Bahagia Rangkap Jabatan Kapolri dan Kepala BNN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Ondim Tersenyum Saat Tiba di PN Medan, Jadi Saksi Sidang Dugaan Suap

Terbaru

Gedung KPK

Hukum

KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Uang Tunai Disita

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:23 WIB