Wisata Langkat: Bukit Lawang dan Tangkahan Masih Jadi Magnet Wisatawan Eropa

- Pewarta

Senin, 13 April 2026 - 12:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Ilustrasi by tim Langkatoday.com

Ilustrasi by tim Langkatoday.com

Stabat, Langkatoday.com – Berdasarkan publikasi Kabupaten Langkat Dalam Angka 2026 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 27 Februari 2026, jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025 mencapai 274.671 orang, didominasi wisatawan nusantara sebanyak 253.203 orang.

Di tengah dominasi wisatawan domestik, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tetap menjadi penopang penting dengan total 21.468 orang. Hal ini menandakan bahwa pesona alam Langkat masih kuat di mata dunia.

Bukit Lawang dan Tangkahan, Ikon Wisata Mendunia

Daya tarik utama pariwisata Langkat tak lepas dari keberadaan destinasi unggulan seperti Bukit Lawang dan Tangkahan.

Bukit Lawang dikenal sebagai pintu masuk menuju Taman Nasional Gunung Leuser dan habitat orangutan Sumatera. Wisata trekking hutan, menyusuri sungai, hingga pengalaman melihat satwa liar di habitat aslinya menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, khususnya dari Eropa.

Baca Juga:  Anggaran Fantastis MBG vs Tangisan Anak Miskin: Negara Ini Sedang Gila atau Sengaja Buta?
ilustrasi by tim Langkatoday.com

Sementara itu, Tangkahan menawarkan pengalaman ekowisata yang lebih tenang dan eksklusif. Dijuluki sebagai “The Hidden Paradise”, kawasan ini terkenal dengan wisata gajah, pemandian alam, serta suasana hutan yang masih asri dan terjaga.

Kedua destinasi ini menjadi magnet utama yang membuat wisatawan mancanegara, terutama dari Belanda, Perancis, dan Jerman, rutin berkunjung ke Langkat setiap tahunnya.

Wisatawan Eropa Paling Konsisten

Data BPS menunjukkan bahwa wisatawan asal Eropa masih mendominasi kunjungan wisman ke Langkat. Konsistensi ini menjadi sinyal kuat bahwa pasar internasional, khususnya Eropa, memiliki ketertarikan tinggi terhadap wisata berbasis alam dan konservasi yang ditawarkan Langkat.

Baca Juga:  Genealogi Photo

 

Momentum kunjungan juga terlihat meningkat pada periode tertentu. Puncaknya terjadi pada April dengan 47.605 wisatawan, diikuti Juni dan Juli yang juga mencatat lonjakan signifikan.

Fasilitas Terus Dibenahi

Dari sisi penunjang, Langkat juga terus berbenah. Tercatat terdapat 482 rumah makan/restoran serta berbagai pilihan akomodasi, mulai dari hotel hingga homestay, yang mendukung kenyamanan wisatawan.

Optimisme Pariwisata Langkat

Dengan kekuatan destinasi alam kelas dunia seperti Bukit Lawang dan Tangkahan, serta dukungan wisatawan domestik dan internasional, pariwisata Langkat dinilai berada di jalur yang tepat.

Jika dikelola secara konsisten dan berkelanjutan, bukan tidak mungkin Langkat akan semakin dikenal sebagai salah satu destinasi ekowisata unggulan Indonesia di mata dunia.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Bulan Tiorita: Dari Jalan Rusak hingga Penguatan Ekonomi, Pemerintahan Langkat Terus Bergerak
Cicilan Kekecewaan: Kritik atas Ambisi Rektor Dua Periode
Ketika Bendahara Terlalu Banyak Bicara
Dunia dan Akhirat: Sebuah Relasi
HTML: Tulang Punggung Website Modern
Taktik ‘Siram-Menyiram’ di Langkat: Rahasia Sukses Bikin Suara Kritis Mendadak Serak
Merdeka yang Tertunda: Refleksi Kritis atas Makna Kemerdekaan Indonesia
Pangkalan Brandan Lautan Api: Ketika Rakyat Langkat Membakar Kilang Minyak demi Mempertahankan Kemerdekaan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:28 WIB

Tiga Bulan Tiorita: Dari Jalan Rusak hingga Penguatan Ekonomi, Pemerintahan Langkat Terus Bergerak

Rabu, 16 September 2026 - 14:36 WIB

Cicilan Kekecewaan: Kritik atas Ambisi Rektor Dua Periode

Rabu, 16 September 2026 - 11:58 WIB

Ketika Bendahara Terlalu Banyak Bicara

Sabtu, 12 September 2026 - 07:07 WIB

Dunia dan Akhirat: Sebuah Relasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:42 WIB

HTML: Tulang Punggung Website Modern

Terbaru

Nasional

Awal Oktober Gibran Berpotensi Berhenti Jadi Wapres

Jumat, 25 Sep 2026 - 14:21 WIB