Wabup Langkat Malah Hadiri Wisuda USU di Tengah Bencana, Kemana Empatinya?

- Pewarta

Minggu, 30 November 2025 - 08:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, duduk manis di acara wisuda Universitas Sumatera Utara, Sabtu, (29/11)

Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, duduk manis di acara wisuda Universitas Sumatera Utara, Sabtu, (29/11)

STABAT, LANGKATODAY – Sebuah video yang menampilkan Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, duduk manis di acara wisuda Universitas Sumatera Utara (USU) pada Sabtu, (29/11), memantik gelombang kritik tajam.

Bukan tanpa sebab: saat ia menghadiri seremoni akademik itu, Langkat tengah berlumur murka banjir. Ratusan warga masih terjebak di atap rumah, tidur lapar di lantai balai desa, dan berjuang melawan arus yang membawa lumpur, kayu, dan sisa harapan.

Kontrasnya mencolok. Di satu sisi, panggung megah wisuda di Medan dengan kain batik, kamera siaran langsung, dan senyum tamu undangan dan di sisi lain, tubuh-tubuh lelah warga Langkat yang menggigil di tenda darurat yang kekurangan makanan.

Video itu viral. Dan publik bereaksi: kecewa, marah, merasa dikhianati oleh pejabat yang seharusnya hadir di garis depan bencana, bukan deretan kursi VIP sebuah prosesi kelulusan.

“Pemimpinnya di acara wisuda, rakyatnya di lumpur. Ini sudah lebih dari sekadar tidak peka. Ini pengkhianatan empati,” kata zikri seorang warga yang rumahnya terendam hingga atap.

Baca Juga:  Banjir Kembali Rendam Sejumlah Wilayah di Kuala Langkat, Puluhan Rumah Tergenang

Di tengah banjir besar yang menjadikan Tanjung Pura sebagai salah satu episentrum krisis, warga harus menembus derasnya arus untuk sekadar mencari sinyal. Sementara itu, bantuan pangan tersendat, listrik padam massal, dan jalur darat terputus total.

Dalam situasi seperti itu, publik berharap kehadiran pemimpinnya. Minimal melihatnya menenangkan warga, memantau dapur umum, atau berdiri basah kuyup di lokasi banjir. Namun, yang muncul justru sosok Wakil Bupati di tengah aula wisuda, tersenyum dalam balutan busana terbaiknya, jauh dari kecamuk banjir di kampung halamannya.

Kominfo Bungkam

Tim Langkatoday.com berusaha mengkonfirmasi perihal absennya Wakil Bupati di lokasi bencana kepada Kepala Dinas Kominfo Langkat, Wahyudiharto. Namun, yang diterima hanya keheningan.

Ia enggan berkomentar, sebuah sikap yang justru mempertebal kesan bahwa pemerintah daerah sedang gamang menghadapi badai kritik.

Baca Juga:  SMK3 Diduga Diabaikan, Praktisi Hukum Desak APH Periksa PKS PT CCMO

Pertanyaan publik pun menganga:

Agenda wisuda lebih penting dari ribuan warganya sendiri?
Di mana urgensi moral seorang pejabat ketika rakyatnya terjebak bencana?

Dalam tradisi politik lokal, kehadiran pejabat di tempat bencana bukan sekadar formalitas. Itu simbol kepedulian, energi moral yang bisa menenangkan publik. Ketidakhadiran dalam momen krisis ditambah hadirnya di acara seremonial telah menjadi simbol telanjang dari kegagalan kepemimpinan Pemkab Langkat.

Banjir di Langkat bukan bencana kecil. Ratusan rumah tenggelam. Anak-anak kelaparan. Warga bertahan di atap rumah menunggu bantuan yang tak kunjung datang. Dan ketika semua mata menatap ke arah pemerintah daerah, yang mereka lihat justru punggung pejabat yang mengarah ke panggung wisuda.

Dalam situasi bencana, seorang pemimpin dituntut bukan untuk tampil cantik di auditorium, tetapi hadir lusuh di tengah lumpur. Dan itulah yang tidak terjadi di Langkat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Langkatoday (@langkatodaycom)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ustaz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan
Hutama Karya Bayar PBB-P2 Rp15,91 Miliar, Tiorita Dorong Kontribusi ke UMKM Langkat
Pertamina Bayar PBB-P2 Rp11,95 Miliar, Tiorita Apresiasi Kepatuhan Pajak
BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Copot Menteri Keuangan Purbaya
Polisi Sebut Wanita yang ‘Digoyang’ Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Sosok Sika Ae, Wanita Simpanan Biksu yang Digoyang di Meja Makan
Target Pengaspalan Jalan Nasional Gebang-Hinai Dimulai 30 September
Plt Bupati Tiorita Gerak Cepat, Gubsu Bobby Pastikan Jalur Langkat-Karo Diperbaiki Oktober 2026

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 03:14 WIB

Ustaz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan

Selasa, 15 September 2026 - 02:41 WIB

Hutama Karya Bayar PBB-P2 Rp15,91 Miliar, Tiorita Dorong Kontribusi ke UMKM Langkat

Selasa, 15 September 2026 - 02:34 WIB

Pertamina Bayar PBB-P2 Rp11,95 Miliar, Tiorita Apresiasi Kepatuhan Pajak

Senin, 14 September 2026 - 16:04 WIB

BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Copot Menteri Keuangan Purbaya

Senin, 14 September 2026 - 12:43 WIB

Polisi Sebut Wanita yang ‘Digoyang’ Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Terbaru