Stanat, Langkatoday.com – Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PC HIMMAH) Kabupaten Langkat mengapresiasi sikap humanis Kanit Reskrim Polsek Besitang, Ipda Arif Irfansyah, S.H., yang memberikan ruang bagi seorang tahanan untuk melepas rindu bersama keluarganya.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul momen haru ketika seorang anak memeluk ayahnya di kantor kepolisian. Peristiwa itu dinilai menjadi gambaran bahwa pendekatan kemanusiaan tetap dapat hadir di tengah proses penegakan hukum.
Ketua PC HIMMAH Langkat, Dikky Wahyudi, mengatakan sikap humanis aparat kepolisian merupakan nilai positif yang patut diapresiasi, selama pelaksanaannya tetap sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, penegakan hukum harus tetap berjalan secara tegas dan profesional, tetapi tidak menghilangkan empati terhadap kondisi manusia yang sedang berhadapan dengan hukum.
“Bagi kami, momen seorang anak memeluk ayahnya di kantor polisi merupakan gambaran kemanusiaan yang begitu menyentuh. Di balik setiap persoalan hukum, ada manusia, ada keluarga, dan ada perasaan yang tidak bisa diabaikan. Kami mengapresiasi sikap humanis Ipda Arif Irfansyah, S.H., yang memberikan ruang bagi nilai-nilai kemanusiaan untuk tetap hadir dalam proses penegakan hukum,” ungkap Dikky.
Ia menegaskan, apresiasi tersebut bukan berarti mengesampingkan proses hukum ataupun membenarkan pelanggaran yang dilakukan seseorang. Setiap orang yang berhadapan dengan hukum tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai aturan yang berlaku.
Namun, menurut Dikky, status sebagai tahanan tidak menghilangkan martabat kemanusiaan maupun ikatan keluarga yang dimiliki seseorang.
“Setiap orang yang berhadapan dengan hukum tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai aturan yang berlaku. Namun, mereka juga tetap memiliki keluarga, memiliki anak yang merindukan orang tuanya, dan memiliki sisi kemanusiaan yang patut dihormati. Inilah keseimbangan yang harus terus dirawat dalam penegakan hukum,” tambahnya.
PC HIMMAH Langkat berharap pendekatan humanis seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi jajaran kepolisian, khususnya di Kabupaten Langkat untuk terus mengedepankan profesionalitas, integritas, dan pelayanan yang menghormati martabat manusia.
Menurut Dikky, kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian tidak hanya dibangun melalui keberhasilan mengungkap perkara dan menindak pelaku kejahatan, tetapi juga melalui sikap serta kepedulian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Bagi PC HIMMAH Langkat, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa ketegasan dalam penegakan hukum dapat berjalan beriringan dengan empati dan kepedulian terhadap sesama.
Editor : Fadli













Komentar