DK3P Sumut Dianggap ‘Macan Ompong’, Ketua Komisi III TM Yusuf Ancam Mundur: “Saya Siap Jadi Oposisi Keras!”

- Pewarta

Sabtu, 18 April 2026 - 18:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Gejolak internal melanda Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Provinsi (DK3P) Sumatera Utara. Ketua Komisi III DK3P Sumut, T. M. Yusuf, secara mengejutkan menyatakan kekecewaan mendalam atas mandulnya fungsi lembaga tersebut dan mengancam akan segera menanggalkan jabatannya.

Pernyataan keras ini dipicu oleh tumpulnya taring DK3P Sumut dalam menjalankan fungsi pengawasan dan perlindungan terhadap nyawa para pekerja di berbagai sektor industri di Sumatera Utara.

DK3P Dinilai Hanya Simbol Tanpa Daya Tekan

Kepada awak media pada Jumat (17/4), Yusuf menegaskan bahwa DK3P saat ini tidak lebih dari sekadar simbol administratif. Minimnya tindakan tegas terhadap perusahaan yang melanggar standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi poin utama kritiknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekadar soal lemahnya kinerja, tapi soal nyawa manusia. Ketika lembaga yang diberi mandat untuk melindungi pekerja justru tidak hadir saat dibutuhkan, maka kita patut mempertanyakan eksistensinya,” tegas Yusuf dengan nada berapi-api.

Baca Juga:  320 Jurnalis Sumut Ambil Bagian Porwasu Piala Gubernur Sumut

Terbentur Tembok Birokrasi Internal

Yusuf mengungkapkan bahwa Komisi III sebenarnya telah berulang kali mendorong langkah konkret, seperti inspeksi lapangan dan rekomendasi sanksi bagi perusahaan berisiko tinggi. Namun, upaya tersebut kerap menemui jalan buntu akibat lemahnya komitmen kolektif dan dukungan struktural di internal DK3P sendiri.

Ia menengarai adanya praktik pembiaran terhadap perusahaan yang mengabaikan standar K3, yang mana hal ini dinilai sangat berbahaya dan merusak legitimasi moral lembaga pengawas.

Siap Keluar dan Menjadi Oposisi

Muak dengan keterbatasan ruang gerak di dalam struktur, TM Yusuf secara gamblang mempertimbangkan untuk mundur. Namun, pengunduran diri tersebut bukan berarti ia berhenti berjuang. Sebaliknya, ia berjanji akan menjadi pengawas dari luar yang lebih garang.

“Kalau di dalam saya tidak bisa bergerak maksimal, maka saya akan keluar. Dan ketika saya di luar, saya pastikan akan menjadi oposisi yang keras. Saya akan bicara lebih lantang dan berdiri bersama pekerja tanpa kompromi,” sambungnya.

Baca Juga:  Dinkes Sumut Temukan 162 Balita Stunting di Medan

Desak Evaluasi Total dari Pemprov Sumut

Menutup pernyataannya, Yusuf mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk segera melakukan audit dan evaluasi total terhadap DK3P. Tanpa reformasi menyeluruh, lembaga ini dianggap hanya akan menjadi beban anggaran tanpa kontribusi nyata bagi perlindungan tenaga kerja.

“Jangan jadikan K3 ini formalitas. Jangan tunggu korban berikutnya baru bergerak. Kalau tidak ada perubahan, publik berhak bertanya: ‘Untuk apa DK3P ini ada?'” pungkasnya.

Sikap tegas TM Yusuf ini diprediksi akan menjadi katalisator bagi gerakan kontrol publik yang lebih kuat terhadap isu-isu keselamatan kerja di Sumatera Utara, sekaligus menjadi “lampu kuning” bagi perusahaan-perusahaan yang masih abai terhadap prosedur K3.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu
Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet
IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus
Nama Bripka Agus Ginta Meiro Beredar Usai Video Polisi Diduga Ejek Pendemo Viral
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul

Terbaru

Teknologi

ProArt Terbaru Resmi Masuk Indonesia

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:28 WIB