Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

- Pewarta

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Kajati Sumut Muhibuddin berbicara pada peluncuran Jaksa Sahabat Pendidik, Selasa (6/10/2026). (istimewa)

Kajati Sumut Muhibuddin berbicara pada peluncuran Jaksa Sahabat Pendidik, Selasa (6/10/2026). (istimewa)

Medan, Langkatoday.com – Pengakuan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang pernah dimintai uang oleh oknum jaksa saat menjabat Wali Kota Medan periode 2021–2025 mendapat respons dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara.

Kejati Sumut membenarkan adanya praktik permintaan uang oleh dua oknum jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan terhadap lima kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Medan pada 2024. Kedua jaksa tersebut disebut telah dijatuhi hukuman disiplin berat.

Pengakuan Bobby disampaikan dalam peluncuran Program Jaksa Sahabat Pendidik di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (6/10). Bobby mengaku pernah dimintai sejumlah uang terkait urusan Dinas Pendidikan Kota Medan.

Mewakili Kepala Kejati Sumut, Asisten Intelijen Irfan Wibowo membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut dua jaksa berinisial EN, yang saat itu menjabat Kasi Pidsus, dan DTS, Kasubsi Penyidikan Pidsus Kejari Belawan, terlibat dalam permintaan uang kepada lima kepala sekolah.

“Apa yang disampaikan Gubernur Sumatera Utara itu benar terjadi,” kata Irfan.

Menurut Irfan, Kejati Sumut telah mengambil tindakan terhadap keduanya. EN dicopot dari jabatan jaksa, sedangkan DTS dijatuhi sanksi penurunan pangkat. Keduanya dikenai hukuman disiplin berat atas tindakan tersebut.

Baca Juga:  Terbongkar! Crazy Rich Jambi Dalang Pembunuhan Kepala Cabang Bank BRI

“Pimpinan tidak akan mentoleransi segala perbuatan tercela,” tegas Irfan.

Ia menjelaskan, kejadian itu tidak berkaitan dengan peluncuran Program Jaksa Sahabat Pendidik. Program tersebut, kata dia, justru bertujuan memperkuat koordinasi antara kejaksaan dan pemangku kepentingan pendidikan.

Kejati Sumut juga menegaskan komitmennya mengawal pengelolaan dana pendidikan agar berjalan transparan dan mencegah penyalahgunaan kewenangan oleh aparat penegak hukum.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap penggunaan anggaran pendidikan tidak cukup hanya menyasar pihak sekolah.

Integritas aparat yang bertugas mengawal program pendidikan juga menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan anggaran bebas dari praktik transaksional.

Editor : Fadli

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet
IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus
Nama Bripka Agus Ginta Meiro Beredar Usai Video Polisi Diduga Ejek Pendemo Viral
Viral Video Oknum Polisi Diduga Provokatif Saat Amankan Demo Hari Tani di Bengkulu
Nasib Kepsek dan Bu Guru SD Pekalongan Ngeseks di Sekolah, Resmi Dipecat dari ASN
Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Dikabarkan Diperiksa Polda Sumut
Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet

Senin, 28 September 2026 - 03:14 WIB

IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus

Minggu, 27 September 2026 - 08:14 WIB

Nama Bripka Agus Ginta Meiro Beredar Usai Video Polisi Diduga Ejek Pendemo Viral

Terbaru